- Irak NT
Dibantu FIFA untuk Bisa Tampil di Play Off Piala Dunia, Pelatih Irak Tekankan Tim untuk Tak Remehkan Pertandingan Terakhir
Jakarta, tvOnenews.com - FIFA turun tangan untuk membantu Irak agar tetap bertanding di babak Play Off Antar Konfederasi Piala Dunia 2026. Pertandingan terakhir ini menjadi laga hidup dan mati bagi tim yang dipimpin oleh Graham Arnold.
Irak terdampak Konflik Timur Tengah yang membuat nasib tim sempat luntang-lantung. FIFA yang memastikan keselamatan Irak pun tetap menggelar pertandingan yang akan diselenggarakan pada 31 Maret 2026 mendatang melawan tim antara Bolivia dan Suriname.
FIFA memberikan bantuan berupa jet pribadi yang digunakan Timnas Irak untuk bisa ke Monterrey, Meksiko setelah tim melalaui jalur darat dengan pengamanan ekstra ke Amman, Yordania.
Graham Arnold yang sudah lebih dahulu berada di Meksiko pun langsung mempersiapkan tim demi laga krusial ini.
Dalam sesi latihan perdana di Monterrey, Meksiko, pelatih asal Australia itu memberikan sejumlah pesan penting kepada para pemain Singa Mesopotamia.
Graham Arnold menegaskan pentingnya persiapan matang, baik secara taktik maupun mental. Ia bahkan berencana menyaksikan langsung duel Bolivia kontra Suriname pada 27 Maret dari tribun stadion guna mempelajari kekuatan calon lawan secara lebih detail.
Dilansir dari laman Winwin, sumber yang dekat dengan Timnas Irak menyebutkan bahwa fokus utama pelatih saat ini adalah membangun kesiapan mental para pemain serta meningkatkan disiplin taktik.
“Delapan hari sebelum pertandingan penting di playoff menuju Piala Dunia, pelatih Irak sangat fokus pada aspek mental dan disiplin taktik. Dalam laga playoff, hasil pertandingan sering ditentukan oleh detail kecil dibandingkan perbedaan kualitas teknis,” ungkap sumber tersebut dikutip Senin (23/3/2026).
Menurutnya, staf pelatih juga menekankan kepada para pemain bahwa pertandingan tersebut bukan sekadar laga biasa, melainkan momen bersejarah yang membawa nama bangsa Irak.
“Pesan utama yang disampaikan kepada para pemain adalah mereka harus memandang pertandingan ini sebagai momen bersejarah yang mewakili seluruh rakyat Irak, bukan sekadar pertandingan biasa dalam kalender internasional. Karena itu semua persiapan harus dilakukan secara maksimal,” lanjutnya.
Staf pelatih juga mengingatkan para pemain untuk menjaga fokus penuh sepanjang pertandingan dan tidak terlalu cepat memikirkan hasil akhir berupa tiket ke Piala Dunia.