- Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS
9 Negara Tolak Tampil di Putaran Final Piala Dunia, Jerman dan Iran Jadi yang Terbaru?
Mereka melakukan protes untuk pagelaran turnamen yang pada saat itu digelar di Italia, yang pada akhirnya menjadi juara. Itu merupakan dampak dari penolakan sejumlah negara Eropa pada tahun 1930 silam.
Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia juga menolak tampil di Piala Dunia pada saat itu. Mereka menilai bahwa kejuaraan domestik mereka lebih penting dan prestisius pada saat itu.
Di tahun 1938, Argentina menyusul Uruguay untuk menolak tampil di Piala Dunia yang digelar di Prancis. Timnas Italia kembali menjadi juara pada saat itu.
Sedangkan di tahun 1950, India menolak untuk bermain di Piala Dunia karena pada saat itu para pemain mereka hanya bermain sepak bola tanpa sepatu. Di tahun yang sama, Turki juga menolak bermain karena turnamen digelar di Amerika Selatan dan itu terlalu jauh bagi mereka.
Negara terakhir alias kesembilan yang memboikot Piala Dunia adalah Uni Soviet (USSR) pada tahun 1974 silam. Mereka didiskualifikasi setelah menolak bermain untuk leg kedua melawan Chile di kualifikasi Piala Dunia 1974 pada November 1973.
Mereka menolak bermain di Estadio Nacional di Santiago, Chikle, sesaat setelah pemerintahan sebelumnya, yang dipimpin oleh sosialis Salvador Allende, dikudeta oleh militer yang dibeking CIA, sebagaimana laporan dari Give Me Sport. (rda)