- Instagram resmi FAM
Alibi FAM Soal Pemalsuan Dokumen Naturalisasi hingga Dihukum FIFA: Ini Kesalahan Teknis!
Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Noor Azman Hj Rahman, akhirnya buka suara soal hukuman FIFA terkait pemalsuan dokumen naturalisasi Malaysia.
FIFA secara resmi memberikan sanksi kepada FAM terkait pemain naturalisasi. Disebut jika Negeri Jiran itu menggunakan dokumen palsu.
{{imageId:370656}}
Selain FAM, ada tujuh pemain lainnya yang juga terkena sanksi. Nama-nama itu adalah Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero.
Malaysia pun mendapatkan sejumlah sanksi denda. Diketahui jika FAM dijatuhi hukuman denda sebesar 350 ribu CHF (setara Rp7,3 miliar).
Sedangkan untuk tujuh pemain itu resmi dibekukan dari aktivitas sepak bola selama 12 bulan. Kemudian ada denda 2.000 CHF (setara Rp41,8 juta) juga diberikan kepada masing-masing nama tersebut.
Sejumlah pihak, khususnya FAM, satu persatu mulai angkat bicara terkait kasus tersebut. Kini giliran Noor Azman yang memberikan keterangan secara resmi.
Noor Azman beralasan jika ada kesalahan administrasi yang telah terjadi dan bersifat teknis. Ia menyebut jika ada kekeliruan ketika saat proses penyerahan dokumen tujuh pemain tersebut.
"FAM ingin menginformasikan bahwa kami telah mengidentifikasi kesalahan teknis dalam proses penyerahan dokumen yang dilakukan oleh staf administrasi," ujar Noor Azman melalui keterangan resmi di akun Instagram FAM, Minggu (28/9/2025).
Kemudian, Noor Azman menyebut jika FAM kini telah menunggu keputusan lebih lanjut dari FIFA. Setelah itu, pihaknya akan mencoba mengajukan banding.
Sekjen FAM itu bersikeras jika ketujuh pemain naturalisasi itu merupakan keturunan Malaysia. Menurutnya, pihaknya telah menjalani prosedur yang berlaku secara sah.
"FAM menunggu keputusan FIFA sebelum mengajukan banding, sesuai proses dan upaya hukum yang berlaku," kata Noor Azman.
"FAM menanggapi masalah ini dengan serius. Namun, FAM ingin menekankan bahwa para pemain warisan yang terlibat adalah warga negara Malaysia yang sah," lanjutnya.
Hasil dari sanksi itu membuat ketujuh pemain naturalisasi Naturalisasi itu dibekukan di dunia sepak bola. Salah satu yang paling disoroti adalah Facundo Garces.
Facundo Garces sejatinya merupakan pemain utama bersama Deportivo Alaves di La Liga atau Liga Spanyol. Kini, pihak klub telah memberikan keterangan dengan tidak memasukkan sang pemain dalam skuad pertandingan.