- Istimewa/tim tvone
Wali Kota Blitar Ceritakan Detik-detik Rumahnya Disatroni Komplotan Perampok
Kondisi Rumah Dinas Wali Kota Blitar
Di samping itu, komplotan itu pun sempat ingin menelanjangi Wali Kota Blitar bila dirinya tak menunjukkan lokasi berangkas miliknya,
"Terus saya kan berpikir, bagaimana keselamatan istri saya," katanya.
Untuk diketahui saat ini kondisi Wali Kota Blitar membaik, meski saat ini masih mengalami trauma. Namun, sebelumnya diberitakan, tim dari Polda Jatim juga sudah di Blitar melakukan olah TKP.
Bahkan, hingga kini olah TKP masih berlangsung, guna mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang korbannya adalah Wali Kota Blitar, Santoso dan istri.
Ia menuturkan, kondisi dari Wali Kota Blitar dan istri masih trauma secara psikologis, namun secara fisik tidak ada luka serius di tubuh mereka.
"Pastinya banyak motif dan dugaan terjadi, nanti akan kami lihat jalannya penyidikan. Kami update lagi," ujarnya.
Wali Kota Blitar, Santoso saat Diwawancarai Awak Media
Untuk diektahui, kasus pencurian disertai dengan kekerasan terjadi di rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso dan istri.
Saat kejadian, tiga orang anggota Satpol PP Kota Blitar disekap, begitu juga dengan Wali Kota Blitar dan istri juga disekap.
Dalam kasus itu, pelaku diduga 4-5 orang beraksi pada Senin pagi, sekitar jam 03.00-04.00 WIB. Mereka membawa senjata tajam dan meminta tuan rumah menunjukkan tempat penyimpanan barang berharga.
Mereka membawa kabur uang dan perhiasan dengan total senilai sekitar Rp400 juta. Sedangkan untuk pengawal pribadi saat kejadian masih belum berdinas. (ant/ito/aag)