news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ferdy Sambo memasuki ruang persidangan, untuk menjalani sidang Kasus Obstruction of Justice, di PN, Ampera, Jakarta Selatan, (Kamis/20/10/2022), pukul 10:30 WIB.
Sumber :
  • Tim Tvonenews/Julio Trisaputra

Ferdy Sambo Ajukan Eksepsi Perkara Pembunuhan Berencana Brigadir J, Jaksa: Patut Ditolak Hakim

Terdakwa Ferdy Sambo mengajukan eksepsi atau nota keberatan terkait perkara pembunuhan berencana Brigadir J alias Yosua Hutabarat, jaksa dengan tegas menolak
Kamis, 20 Oktober 2022 - 12:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta - Terdakwa Ferdy Sambo mengajukan eksepsi atau nota keberatan terkait perkara pembunuhan berencana Brigadir J alias Yosua Hutabarat

Jaksa penuntut umum (JPU) lantas menanggapi eksepsi terdakwa Ferdy Sambo dalam lanjutan sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (20/10/2022).

Menurut jaksa, eksepsi yang dilayangkan terdakwa Ferdy Sambo tidak berdasarkan hukum sehingga layak untuk ditolak majelis hakim.

"Penuntut umum meminta majelis hakim menolak seluruh nota keberatan atau eksepsi yang diajukan Ferdy Sambo," ujar jaksa di ruang sidang utama PN Jaksel.

Jaksa juga meminta sidang perkara kasus pembunuhan Brigadir J alias Yosua Hutabarat tetap dilanjutkan ke pemeriksaan saksi.

"Berdasarkan analisa yuridis di atas, seluruh keberatan yang diajukan terdakwa dan penasihat hukum tidak berdasar hukum dan patut untuk ditolak", tambahnya.


Ferdy Sambo tiba di PN Jaksel untuk menjalani sidang Kasus Obstruction of Justice, Kamis (20/10/2022). (Tim Tvonenews/Julio Trisaputra)

Selain itu, jaksa penuntut umum (JPU) meminta majelis hakim agar memeriksa dan mengadili perkara tersebut dengan menjatuhkan putusan menolak eksepsi terdakwa Ferdy Sambo.

Jaksa mengatakan surat dakwaan yang dibuat dan dibacakan sudah sesuai dengan perkara yang mendakwa Ferdy Sambo.

Oleh karena itu, jaksa berharap majelis hakim bisa melanjutkan persidangan dengan memeriksa saksi di persidangan.

"Kami JPU memohon majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar menjatuhkan putusan menolak keberatan atau eksepsi terdakwa dan penasihat hukum terdakwa Ferdy Sambo untuk seluruhnya," tegas jaksa.

Menurut jaksa, surat dakwaan Ferdy Sambo telah cermat dan sesuai aturan hukum.

"Menyatakan pemeriksaan terdakwa Ferdy tetap dilanjutkan," imbuhnya.

Ferdy Sambo Serahkan 1 Kotak Peluru Usai Bharada E Ucap Lantang ‘Siap Komandan’ Turuti Perintah Untuk Habisi Brigadir J

Imbas dari laporan Putri Candrawathi kepada suaminya soal pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J di rumah Magelang, membuat Ferdy Sambo murka hingga merencanakan pembunuhan Yosua. Diketahui, pada Jumat (8/7/2022) setelah Putri Candrawathi dan sejumlah ajudannya lainnya tiba di Jakarta, Sambo sempat menggelar rapat kecil tersembunyi.

Dari bocoran dakwaan yang tim tvOnenews terima, saat itu Bripka RR atau Ricky Rizal disuruh masuk lebih dahulu dan diperintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. Namun, Bripka RR mengaku tidak sanggup.

Berita Terkait

1
2 3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral