news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ferdy Sambo dan Kuat Ma'ruf.
Sumber :
  • Kolase tvonenews.com

Campur Tangan Sang ART Berujung Petaka, Kuat Ma’ruf Desak Putri Candrawathi Laporkan Brigadir J ke Ferdy Sambo: Jangan Ada Duri Rumah Tangga

Ferdy Sambo dan cs menjalankan persidangan pada Senin (17/10/2022) terkait kasus Brigadir J. Terungkap ada campur tangan Kuat Ma’ruf berujung tewasnya Yosua.
Senin, 17 Oktober 2022 - 15:51 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta - Ferdy Sambo dan tersangka lainnya menjalankan persidangan pada hari ini Senin (17/10/2022) terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Terungkap, bahwa ada campur tangan dari sang asisten rumah tangga, Kuat Ma’ruf yang berujung tewasnya Yosua.

Campur Tangan Sang ART Berujung Petaka, Kuat Ma’ruf Desak Putri Candrawathi Laporkan Brigadir J ke Ferdy Sambo: Jangan Ada Duri Rumah Tangga

Para tersangka kasus pembunuhan Brigadir J menjalani sidang perdana pada Senin (17/10/2022) diantara Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dan sejumlah tersangka lain.

Ferdy Sambo dan Kuat Ma'ruf (sumber: kolase tim tvonenews)

Diketahui, dalam dakwaan Sambo yang dibacakan jaksa, terungkap bahwa pada Kamis (7/7/2022), 1 hari sebelum kejadian berdarah, Putri Candrawathi sempat mengalami perbuatan kurang ajar dari Yosua saat berada di rumah Magelang.

Saat itu, Kuat Ma’ruf mendesak agar Putri Candrawathi melaporkan hal tersebut ke sang suami. Akhirnya, pada Jumat dini hari (8/7/2022), Putri menelpon Ferdy Sambo sambil nangis sesenggukan menceritakan kejadian pahit yang dialaminya.

Sambo pun naik pitam mendengar cerita tersebut, namun Putri meminta agar suaminya tidak menghubungi siapa pun karena rumah Magelang yang kecil dikhawatirkan akan terjadi hal yang tak diinginkan. Selain itu, Brigadir J dinilai memiliki tubuh yang besar dibandingkan ajudan lain.

“Jangan hubungi Ajudan, jangan hubungi yang lain,” permohonan Putri Candrawathi kepada Sambo.

Diketahui, pada Kamis malam (7/7/2022), di rumah Magelang, Kuat Maruf sempat memaksa Putri Candrawathi untuk melapor kepada Ferdy Sambo atas peristiwa yang dialaminya di Rumah Magelang.

"Ibu Harus lapor bapak, biar di rumah ini tidak ada duri di dalam rumah tangga ibu, meskipun saat itu saksi Kuat Maruf masih elum mengetahui secara pasti kejadian sebenarnya (di Magelang)," demikian ditulis jaksa mencuplik pernyataan Kuat Maruf kepada Putri.

Setelah melaporkan Brigadir J ke sang suami, Ferdy Sambo pun menyuruh Putri Candrawathi untuk kembali ke Jakarta dan menceritakan langsung peristiwa tersebut setelah tiba di Jakarta. Hingga pada Jumat (8/7/2022) terjadilah penembakan Brigadir J atau Brigadir Yosua di rumah dinas Duren Tiga.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral