news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Muhammad Said Fikriansyah.
Sumber :
  • kolase tvOnenews.com

Profil Muhammad Said Fikriansyah, Pria Asal Cirebon yang Dituduh Sebagai Sosok Dibalik Akun Hacker Bjorka

Baru baru ini nama Muhammad Said Fikriansyah ramai menjadi perbincangan setelah akun instagram @Voltcyber_V2 menuduh dirinya sebagai sosok dibalik Hacker Bjorka
Kamis, 15 September 2022 - 13:18 WIB
Reporter:
Editor :


tangkapan layar @volt_anonym

Sebelumnya akun instagram @volt_anonym mengklaim telah menemukan sosok yang saat ini tengah dicari-cari, yakni peretas dengan nama Bjorka. 

Akun tersebut bahkan melakukan mention terhadap akun Instagram @muhammadsaidfikriansyah, sebagai sosok yang diduga sebagai Bjorka.

Melalui akun alternatifnya yang memiliki nama @voltcyber_v2, @volt_anonym mengunggah sebuah konten video yang menunjukkan dugaannya terhadap sosok asli Bjorka.

Di awal video tersebut menampilkan teks “M.S.F WE ARE FROM CIREBON. Percuma kita bayar pajak (pajak rakyat) namun sistem masih bisa ditembus oleh manusia biasa. Yu belajar ngopi aja anak-anak IT Kominfo”.

Video berdurasi sekitar 15 detik itu juga menampilkan foto-foto dari terduga Bjorka, foto rumah yang diambil dari Google Maps, sanggahan dari orang yang tertuduh hingga  akun LinkedIn. 

"Mau klarifikasi apapun namanya sebar data orang lain itu sudah melanggar ya adek adek kecil. Ingat!!! Ekor itu selalu ngikutin jejak jejak kecuali lu ekor cicak yang bisa putus lalu cari jalan sendiri. Mau sampe kapan main kucing-kucingan sama aing!!!," imbuhnya. 

Imbas dari viralnya unggahan akun @volt_anonym tersebut, akun Instagram terduga Bjorka itu telah diserbu warganet. Bahkan pemilik akun @muhammadsaidfikriansyah sampai membatasi komentar sehingga pengguna Instagram tidak bisa lagi membubuhkan komentar baru di sana.

Selain itu, @volt_anonym juga membongkar soal pencurian data yang ternyata tidak sebanyak apa yang dibeberkan.

"Data yang katanya 133M dari meretas Kominfo tidak lebih isinya cuma 200 data saja dan itu pun di-copy sehingga banyak data yang sama seolah-olah  data yang dia curi sebanyak 133M padahal cuma 200 an," tulisnya, dikutip dari laman VIVA Tekno pada Rabu (14/9/2022). (nsi/Mzn)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral