news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon.
Sumber :
  • Antara

Pernyataan Effendi Simbolon yang Sebut TNI Gerombolan Ormas Dianggap Tidak Etis

Selain tidak etis, menurut praktisi intelijen Fauka Noor Farid, sikap Effendi Simbolon yang menyebut TNI gerombolan ormas juga melukai hati prajurit dan warga
Rabu, 14 September 2022 - 07:39 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta - Praktisi Intelijen Fauka Noor Farid menilai pernyataan yang dilontarkan Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon tentang TNI gerombolan ormas dianggap tidak etis.

Selain tidak etis, menurut Fauka Noor Farid, sikap Effendi Simbolon yang menyebut TNI gerombolan ormas juga melukai hati prajurit dan masyarakat.

Fauka menambahkan, pernyataan itu tidak pantas dilontarkan oleh anggota Komisi I DPR RI yang membidangi ranah pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, serta intelijen.

Bagi orang dengan kapasitas yang membidangi pertahanan, Fauka menyebutkan Simbolon harusnya paham bahwa TNI "dilahirkan" rakyat, sehingga orang tua dari seluruh prajurit TNI adalah rakyat.

"Kalau ada yang menghina dan menyakiti TNI sama saja menyakiti rakyat. Hal itu juga yang diajarkan senior-senior saya dan guru saya Habib Luthfi bin Ali Bin Yahya, tentang nilai kebangsaan dan cinta NKRI," kata dia.

Fauka Noor Farid menilai ada maksud lain dari pernyataan anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon yang menyebut TNI seperti gerombolan.

"Saya pikir ada maksud lain, pernyataannya seperti mewakili kelompok tertentu yang ingin menjabat di TNI. Jadi bukan persoalan etis saja," ucap dia.

Fauka menyoroti poin pembangkangan di tubuh TNI yang disampaikan Simbolon. Menurut dia selama ini TNI tetap solid dan mampu menyelesaikan seluruh tugas diberikan pemerintah.

"Sebenarnya pembangkangan dimaksud beliau itu abu-abu, tidak jelas. Soal pelanggaran prajurit itu terus diproses secara hukum militer. Saya kira TNI tegas dengan pelanggaran," tuturnya. (ant/act)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral