news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya melakukan ekskavasi tahap IV di Situs Kumitir, Mojokerto, Jatim, Kamis (9/9/2021).
Sumber :
  • tim tvOne/ika nurulla

Ini Dia Penampakan Pintu Gerbang Istana Bhre Wengker di Mojokerto

Situs Kumitir diyakini bukan istana tetap Bhre Wengker.  Istana ini hanya sebagai persinggahan Bhre Wengker saat dipanggil menghadap Raja Hayam Wuruk.
Kamis, 9 September 2021 - 12:34 WIB
Reporter:
Editor :

Mojokerto, Jawa Timur - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur kembali melanjutkan ekskavasi tahap keempat di tahun ketiga di Situs Kumitir. Penggalian berlangsung hingga 30 September 2021. 

Targetnya meperjelas kondisi dinding situs bagian barat, yang diduga pintu gerbang istana persinggahan Bhre Wengker.

"Kita berusaha menampakkan jalur sisi barat dari bentangan yang sudah muncul di tahun 2020, hanya saja kita memperjelas lagi bukaan jalur sisi barat," kata Arkeolog BPCB Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho, dilokasi penggalian, Kamis.

Wicaksono menuturkan, ekskavasi situs tahap 4 yang ada di Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Mojokerto ini diharapkan ada temuan baru untuk memperkuat interpretasi dinding keliling situs yang memiliki luas 6,4 hektare. 

Ia menargetkan ekskavasi di tahap ke 4 ini selesai dalam 22 hari dengan luas 1.200 meter persegi.

"Kita berharap menemukan data-data baru yang nanti memperkuat interpretasi bagaimana kondisi dari dinding sisi barat yang kita duga merupakan bagian depan dari dinding keliling situs kumitir yang memiliki ukuran 312 x 203 meter," jelasnya.

Saat ekskavasi pada tahun 2019 lalu, BPCB Jatim menemukan dinding sisi timur yang jaraknya sekitar 50 meter dari istana yang diduga persinggahan Bhre Wengker, paman Raja Majapahit Hayam Wuruk. Dinding sisi timur ini memiliki dua sisi yang berbeda.

Sementara pada tahun 2020, BPCB Jatim mulai menemukan dinding sisi barat istana. Dinding ini berbentuk dengan dinding sisi timur,  di sisi barat ini BPCB menemukan dinding dengan dua sisi yang sama-sama halus.

Pada ekskavasi tahap ke 3 tahun 2021 pada bulan Maret, tim ekskavasi berhasil menemukan tembok pelindung Situs Kumitir. Struktur tembok dari bata merah itu mempunyai ketebalan 170 cm dan tinggi 175 cm. 

Tembok ini mengelilingi Situs Kumitir hingga membentuk area persegi panjang seluas 64.148 meter persegi atau 6,4 hektare. Yaitu panjang tembok dari barat ke timur 316 meter dan 203 meter dari utara ke selatan.Tim ekskavasi juga menemukan struktur bata dengan kombinasi bongkahan batu bulat atau bolder dan batu persegi.

Terkubur Sedimen 2 Meter

Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim mencetuskan hipotesis baru, setelah menggelar tiga tahap ekskavasi Situs Kumitir di Kabupaten Mojokerto. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral