news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tegas, Gubernur Jakarta Pramono Minta Sekolah Swasta Tidak Pungut Biaya ke Murid.
Sumber :
  • Istimewa

Tegas, Gubernur Jakarta Pramono Minta Sekolah Swasta Tidak Pungut Biaya ke Murid

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengingatkan kepada pihak sekolah swasta yang mendapat subsidi untuk tidak lagi memungut biaya kepada murid.
Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengingatkan kepada pihak sekolah swasta yang mendapat subsidi untuk tidak lagi memungut biaya kepada murid.

Dia menjelaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengucurkan anggaran untuk mensubsidi ratusan sekolah swasta di Jakarta agar menjadi gratis.

Pramono menyebut Pemprov DKI tidak akan segan memberikan sanksi kepada pihak sekolah apabila masih memungut biaya kepada murid.

“Kalau kemudian sudah digratiskan masih menarik fasilitas yang ada kepada siswa, kepada murid, Pemerintah DKI Jakarta akan mengambil keputusan tegas untuk itu,” ujar Pramono di Gedung Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan anggaran Rp253,6 miliar untuk mensubsidi 103 sekolah swasta di Jakarta. Hal ini bertujuan agar 103 sekolah swasta tersebut menjadi gratis.

“Jakarta secara sungguh-sungguh mulai mengalokasikan dananya untuk sekolah gratis swasta,” kata Pramono kepada wartawan, Minggu (26/4/2026).

“Pada tahun ini sudah ada 103 sekolah gratis swasta yang kemudian dibiayai oleh pemerintah DKI Jakarta dengan subsidi kurang lebih Rp253,6 miliar,” lanjutnya.

Adapun sebanyak 40 sekolah swasta sebagai penerima lanjutan mendapat subsidi dari Pemprov untuk satu tahun, yakni pada Januari sampai Desember 2026.

Kemudian, 63 sekolah swasta yang merupakan penerima baru akan menerima subsidi selama 6 bulan. Anggaran akan diserahkan pada Juli 2026 sampai Desember 2026.

Kebijakan sekolah swasta gratis ini menyasar mulai dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK, sampai Sekolah Luar Biasa (SLB).

Pramono menegaskan kebijakan ini dilakukan agar anak-anak di Jakarta bisa mendapatkan akses pendidikan secara gratis. Meskipun tidak bersekolah di sekolah negeri.

Dia meyakini bahwa pendidikan dapat menjadi jalan keluar untuk memutus garis kemiskinan di keluarga.

“Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh pemerintah Jakarta akan membuat memotong garis ketidakberuntungan dalam keluarga yang tidak mampu,” kata dia.(saa/raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

14:29
09:58
23:28
07:28
04:36
01:10

Viral