news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Warga Terdampak Kesulitan Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela.
Sumber :
  • Istimewa

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.
Rabu, 6 Mei 2026 - 05:01 WIB
Reporter:
Editor :

Bupati Bogor Memohon ke Dedi Mulyadi

Bupati Bogor Rudy Susmanto pun mendatangi ribuan warga yang menggelar aksi damai tersebut.

Rudy menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor berdiri bersama masyarakatnya dalam memperjuangkan nasib mereka. 

Ia mendorong Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), untuk meninjau kembali kebijakan penutupan tambang yang telah berlangsung selama kurang lebih tujuh bulan sejak tahun lalu.

"Hari ini di hadapan umum, di hadapan publik, kami meminta kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, bantu masyarakat Bogor, buka kembali tambang yang berizin," ujar Rudy Susmanto.

Rudy meminta KDM mendengar aspirasi masyarakat terdampak penutupan tambang di wilayaha Kabupaten Bogor bagian barat tersebut.

"Pak gubernur tolong kami. Puluhan ribu masyarakat kami hari ini, bergantung terhadap tambang, khususnya yang berada di wilayah barat," katanya dalam orasinya di hadapan ribuan pengunjuk rasa.

Pasalnya, kata Rudy ada ribuan warga yang menggantungkan hidup kepada tambang untuk menghidupi dan menyekolahkan anak mereka.

"Sekali lagi kami siap diatur. Kami siap mengikuti aturan. Pemerintah Kabupaten Bogor pun tahun ini, bukti keseriusan kami terhadap lingkungan, terhadap para pelaku tambang yang ada di wilayah barat, kami anggarkan pembebasan lahan khusus untuk jalur angkutan tambang," tuturnya.

Ia memohon kepada KDM untuk segera memberi kepastian untuk tambang yang telah ditutup sekitar 7 bulan tersebut. (muu)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

14:29
09:58
23:28
07:28
04:36
01:10

Viral