- Istimewa
KDM Kecewa dengan Kinerja 1.500 Penyapu Jalan di Kota Bandung, Ternyata Begini Tanggapan Wali Kota Farhan
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kecewa dengan kinerja 1.500 penyapu jalan di Kota Bandung.
Menurut Kang Dedi Mulyadi atau KDM kebersihan Kota Bandung belum menunjukkan perubahan yang signifikan.
Oleh karena itu, KDM menyoroti peran ribuan penyapu jalan tersebut. Menurut KDM, jumlah tersebut seharusnya sudah bisa membuat Kota Bandung menjadi lebih bersih.
"Saya undang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung. Problem-nya di penyapu (jalan) yang ada 1.500 tapi menurut saya tidak berfungsi dengan baik," katanya, Rabu (22/4/2026).
- Cepi Kurnia-tvOne
Menanggapi kekecewaan Gubernur Jabar, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjawab mengakui kinerja penyapu jalan yang jumlahnya ribuan itu tidak memberikan perubahan yang signifikan.
Farhan juga mengakui, fungsi pengawasan serta pendataan petugas penyapu jalan selama ini tidak dilakukan secara digital atau masih manual.
Farhan mengaku telah berdiskusi dengan Dedi Mulyadi soal permasalahan kebersihan di Kota Bandung. Termasuk mengenai efektivitas kinerja 1.500 penyapu jalan.
"Saya konsultasi berdua dengan Pak KDM dalam sekali. Saya kemudian harus menemukan evidence (bukti) dulu," kata Farhan dikutip, Jumat (24/4/2026).
Setelah melakukan evaluasi lebih lanjut, Farhan menilai kinerja petugas penyapu jalan memang tidak efektif.
Bahkan, Farhan menemukan sejumlah permasalahan yang dilakukan petugas penyapu jalan.
Contohnya, pada 19 April 2026 saat Pemkot Bandung meluncurkan program percobaan 'Anu Sasapu Bandung’, Farhan melihat penyapu jalan tidak disiplin.
“Ketika saya minta datang jam 4 pagi, datangnya tidak jam 4. Harusnya jam 6 tuh harus sudah bersih masih banyak yang yang belum bersih," kata dia.
Pemkot Bandung akan berkolaborasi dengan provinsi untuk menurunkan petugas penyapu jalan tambahan yang dibagi menjadi tiga waktu kerja.
Bahkan, kontrol petugas penyapu jalan akan dilakukan secara digital guna efektivitas kinerja.
"Nanti provinsi akan menurunkan pasukan sapu-sapu juga ya dalam dua shift kita akan membantu dalam satu shift yang ketiga. Semuanya nanti akan dilacak menggunakan aplikasi itu," pungkasnya dia. (muu)