- Istimewa
Bandara Douw Aturure Resmi Bisa Didarati Boeing, Ribka Haluk Sebut Simbol Harapan Baru Papua Tengah
“Ketika pertama datang, saya sempat tersujud di bandara. Banyak keraguan bahkan fitnah, tetapi semua bisa dilalui hingga hari ini,” ungkapnya.
Menurut Ribka, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembangunan yang direncanakan dengan baik dan didukung kerja keras dapat membuahkan hasil nyata bagi masyarakat.
Pengembangan Lanjutan Masih Dibutuhkan
Meski telah mengalami peningkatan signifikan, pengembangan Bandara Douw Aturure belum berhenti. Pemerintah masih merencanakan sejumlah peningkatan fasilitas untuk mendukung operasional yang lebih optimal.
Beberapa rencana pengembangan ke depan antara lain:
-
Pelebaran runway
-
Perluasan apron
-
Pengembangan terminal penumpang
-
Pembangunan garbarata
-
Peningkatan fasilitas pendukung lainnya
Saat ini, terminal penumpang masih berstandar pesawat ATR, sehingga perlu peningkatan agar dapat menyesuaikan dengan kapasitas pesawat berbadan besar.
Pemerintah Tegaskan Komitmen Bangun Papua Tengah
Kunjungan kerja ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta jajaran pemerintah lainnya.
Melalui peninjauan langsung ke Bandara Douw Aturure, pemerintah pusat menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan di Papua Tengah sebagai daerah otonomi baru.
Penguatan konektivitas melalui infrastruktur transportasi menjadi salah satu kunci dalam membuka akses ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. (nsp)