- tvOnenews/Syifa Aulia
Petugas PPSU yang Edit Foto AI di JAKI Dapat SP1, Pramono: Ini Kesempatan Terakhir Mereka
Jakarta, tvOnenews.com - Tiga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang memalsukan laporan di JAKI mendapat Surat Peringatan 1 (SP1).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut dirinya sudah menemui tiga orang tersebut saat acara Town Hall Meeting.
Pramono mengingatkan kepada mereka bahwa teguran itu merupakan kesempatan terakhir mereka untuk memperbaiki kinerjanya.
“Jadi ada tiga orang yang sudah mendapatkan SP1 dan tadi secara pribadi tiga-tiganya saya temuin,” kata Pramono di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).
“Dan saya sampaikan ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka kalau memang masih ingin bekerja di DKI Jakarta,” lanjutnya.
Pramono meminta kepada mereka dan seluruh petugas PPSU yang lain agar tidak mengulang kejadian tersebut. Pemprov Jakarta secara tegas akan memberikan surat pemecatan apabila kejadian itu terulang lagi.
“Kalau sampai diulang kembali, pasti kami mengambil tindakan yang lebih tegas,” tutur Pramono.
Diketahui, acara Town Hall Meeting ini dihadiri oleh petugas PPSU, lurah, camat, wali kota, dan pejabat terkait lainnya.
Agenda ini dilaksanakan usai adanya laporan warga pada aplikasi JAKI yang direspons dengan foto editan artificial intelligence (AI).
“Acara ini diadakan semata-mata memang untuk memperbaiki kinerja PPSU yang ada di Jakarta,” kata Pramono.
Dia menegaskan kasus petugas PPSU yang mengedit foto AI di JAKI sangat mencoreng wajah Jakarta. Pramono mengingatkan agar kasus tersebut tidak terulang lagi ke depannya.
“Walaupun setelah kami dalami berbagai persoalan, termasuk yang di Kalisari, memang itu betul-betul mencoreng wajah Jakarta. Dan kami, saya sebagai Gubernur, tidak mau itu terulang kembali, sehingga tidak ada ruang untuk itu bisa diulang kembali,” tegasnya. (saa)