- Syifa Aulia
Pramono Anung Sentil Skandal Foto AI di JAKI, Peringatkan Pasukan Kuning Jangan Manipulasi Laporan
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyoroti polemik laporan warga yang dijawab menggunakan foto hasil manipulasi artificial intelligence (AI) dalam aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Pernyataan tegas itu disampaikan langsung di hadapan Pasukan Kuning Dinas Bina Marga dalam agenda silaturahmi dan Halal Bihalal di Jakarta Timur, Selasa (14/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pramono menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme petugas lapangan, terutama dalam menangani aduan masyarakat yang masuk melalui sistem resmi pemerintah.
Tegaskan SOP, Jangan Tunggu Viral Baru Bergerak
Di awal sambutannya, Pramono mengingatkan seluruh Pasukan Kuning agar tetap berpegang pada standar operasional prosedur (SOP) dalam menjalankan tugas sehari-hari. Ia menegaskan, pekerjaan di lapangan tidak boleh bergantung pada viral atau tidaknya suatu laporan di media sosial.
Menurutnya, setiap petugas memiliki tanggung jawab langsung terhadap wilayah kerjanya, tanpa harus menunggu tekanan publik.
“Jangan selalu bekerja karena ada komplain atau karena viral. Saudara bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing,” ujar Pramono.
Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa pelayanan publik harus berjalan konsisten, bukan reaktif terhadap tren atau tekanan media sosial.
Singgung Kasus Foto AI, Minta Tak Terulang
Dalam arahannya, Pramono secara khusus menyinggung kasus yang sempat mencuat, yakni laporan warga yang dijawab dengan foto hasil rekayasa AI oleh oknum petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Ia mengingatkan Pasukan Kuning agar tidak meniru tindakan tersebut yang dinilai mencederai kepercayaan publik.
“Jangan sampai terulang seperti yang terjadi di pasukan lain kemarin. Karena ketidakmampuan, sampai dimanipulasi. Itu tidak boleh terjadi di sini,” tegasnya.
Kasus manipulasi ini menjadi perhatian serius Pemprov DKI Jakarta karena menyangkut akurasi laporan dan transparansi pelayanan kepada masyarakat.
Pemprov Siapkan Langkah Tegas dan Evaluasi Menyeluruh
Sebagai tindak lanjut dari kasus tersebut, Pramono memastikan akan mengambil langkah konkret. Salah satunya adalah mengumpulkan seluruh petugas PPSU yang terlibat dalam sistem JAKI dalam forum khusus di Balai Kota.
Langkah ini bertujuan untuk memberikan pembinaan sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelaporan dan respons petugas di lapangan.