news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gatut Kenakan Rompi Tahanan KPK, Bupati Tulungagung Mengucapkan Permohanan Maaf.
Sumber :
  • istimewa - antaranews

KPK Bongkar Peran Bupati Tulungagung dalam Kasus Dugaan Korupsi

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo tidak hanya melakukan praktik pemerasan, tetapi juga terlibat dalam pengaturan pemenangan vendor untuk lelang proyek.
Minggu, 12 April 2026 - 14:20 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo tidak hanya melakukan praktik pemerasan, tetapi juga terlibat dalam pengaturan pemenangan vendor untuk lelang proyek.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, bahwa Gatut melakukan pengkondisian pemenangan serta menunjuk langsung rekanan tertentu pada sejumlah paket pekerjaan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"GSW juga diduga turut mengatur proses pengadaan barang dan jasa dengan melakukan pengkondisian pemenang lelang," katanya, Minggu (12/4/2026).

Di sisi lain dalam praktir pemerasan, Gatut diduga telah menerima uang sejulah Rp2,7 miliar. Uang ini merupakan setengahnya dari permintaan sang Bupati yakin sebesar Rp5 miliar dari para OPD.

Uang-uang tersebut dikumpulkan oleh seorang ajudannya bernama Dwi Yoga Ambal yang terus melakukan penagihan terhadap para korban.

"Dari total permintaan GSW kepada para OPD yang sekurang-kurangnya sebesar Rp5 miliar, realisasi uang yang telahditerima oleh GSW kurang lebih Rp2,7 miliar," jelas Asep.

Akibat dari praktik tersebut, kini Gatut dan ajudannya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan atau penerimaan lainnya di lingkungan Pemkab Tulungagung.

Keduanya ditahan untuk 20 hari pertama di rutan cabang gedung merah putih KPK sejak 11 hingga 30 April 2026.

Sebelumnya, KPK mengungkapkan pihaknya menangkap 12 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret nama Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Sebanyak 12 orang itu dibawa ke Gedug Merah Putih KPK setelah Gatut diamankan.

"Dari total 18 orang yang diperiksa dan diamankan pada Jumat (10/4/2026), selanjutnya 13 orang di antaranya dibawa ke Jakarta hari ini secara bertahap," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Sabtu (11/4/2026).

Diketahui, 11 orang di antara yang dibawa ke Jakarta berasal dari pihak Pemerintah Kabupaten Tulungagung, sementara satu orang lagi dari pihak lain. (aha/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral