news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • dok. BPMI Setpres

Prabowo Sentil Pejabat: Gaji Mungkin Kurang, tapi Kerja di Pemerintahan adalah Pengorbanan

Pesan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara penyerahan hasil penyelamatan aset negara oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kejaksaan Agung
Sabtu, 11 April 2026 - 07:09 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada seluruh pejabat dan birokrat di lingkungan pemerintah agar kembali memahami makna utama bekerja untuk negara, yakni pengabdian, bukan mencari keuntungan pribadi.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara penyerahan hasil penyelamatan aset negara oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menyinggung soal kesejahteraan aparatur negara yang menurutnya mungkin belum ideal. Namun, ia menekankan bahwa kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan tanggung jawab moral terhadap rakyat.

“Kita paham, saya mengerti gaji kalian mungkin tidak cukup. Tapi kalau kita lihat rakyat kita yang lebih parah dari kita, kita harus pahami bekerja di pemerintah adalah pengabdian,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan berulang kali bahwa jabatan di pemerintahan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan semangat pengorbanan. Menurutnya, pejabat negara harus selalu melihat realitas masyarakat yang masih banyak hidup dalam keterbatasan.

“Bekerja di pemerintah adalah pengabdian. Bekerja untuk pemerintah, di pemerintah adalah pengabdian. Berapa ribu kali saya harus tekankan bekerja di pemerintah adalah pengorbanan dan pengabdian,” tegasnya.

Tak hanya itu, Prabowo juga menyoroti adanya oknum di birokrasi dan lembaga negara yang justru menyalahgunakan jabatan untuk melindungi praktik ilegal, termasuk tambang dan perkebunan ilegal yang merugikan negara.

Ia menyebut masih ada pihak-pihak yang diberi kehormatan oleh negara, namun menggunakan wewenangnya untuk membantu pencurian uang negara.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengungkapkan hingga 10 April 2026, pemerintah telah berhasil menyelamatkan uang tunai sebesar Rp31,3 triliun. Dana tersebut direncanakan untuk memperbaiki sekitar 34.000 sekolah di berbagai daerah di Indonesia yang selama bertahun-tahun belum tersentuh renovasi.

Selain itu, Satgas PKH juga berhasil menguasai kembali aset kawasan hutan senilai sekitar Rp370 triliun, angka yang disebut mendekati 10 persen dari total APBN Indonesia.

Sebagai informasi, Satgas PKH dibentuk melalui Perpres Nomor 5 Tahun 2025 dengan fokus pada audit serta penertiban administratif di sektor kehutanan guna menghentikan kebocoran kekayaan negara yang telah berlangsung lama. (nba)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral