news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

RI Berduka, Penyumbang Pembelian Pesawat Pertama Wafat, Ini Profil Lengkap Nyak Sandang.
Sumber :
  • istimewa

RI Berduka, Penyumbang Pembelian Pesawat Pertama Wafat, Ini Profil Lengkap Nyak Sandang

Republik Indonesia berduka, karena penyumbang pembelian pesawat pertama Indonesia, Nyak Sandang (100) dikabarkan wafat. Sontak, kabar tersebut langsung menyedot
Selasa, 7 April 2026 - 19:52 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Republik Indonesia berduka, karena penyumbang pembelian pesawat pertama Indonesia, Nyak Sandang (100) dikabarkan wafat. 

Sontak, kabar tersebut langsung menyedot perhatian publik hingga menuai komentar duka yang mendalam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kakek penyumbang pembelian pesawat RI pertama, Seulawah RI-001, itu meninggal dunia siang tadi.

"Kakek meninggal jam 12 tadi di rumah," kata Cucu Nyak Sandang, Ataillah, Selasa (7/4/2026).

Nyak Sandang selama ini disebut lebih banyak menghabiskan waktu di rumahnya karena faktor usia. 

Bahkan beliau pernah beberapa kali dirawat di rumah sakit. 

Selain itu, Atailah menyebutkan Nyak Sandang akan dikebumikan di kampung halamannya di Desa Lhuet, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya

Saat ini disebut sedang proses fardu kifayah.

"Kakek meninggal di umur 100 tahun," ucap Ataillah.

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto pernah memberikan tanda kehormatan Bintang Jasa Utama kepada Teungku Nyak Sandang bin Lamudin. 

Kakek berusia 98 tahun asal Aceh itu merupakan salah satu penyumbang pembelian pesawat RI pertama, Seulawah RI-001.

Nyak Sandang menerima langsung tanda kehormatan di Istana Negara, Jakarta, pada 25 Agustus 2025. Nyak Sandang hadir menggunakan kursi roda dibantu keluarga.

Jasa Besar Nyak Sandang

Pesawat DC-3 bernomor registrasi RI-001 berada di Kemayoran, Jakarta, tanggal 17 Agustus 1950. 

Ini merupakan pesawat pertama Indonesian Airways, cikal bakal dari perusahaan penerbangan Garuda Indonesia.  Pada tanggal 17-9-1950, AURI dilangsungkan penerbangan pertjobaan untuk para undangan dengan pesawat RI. 001, di Kemajoran.

Nama Nyak Sandang dikenal luas karena kontribusinya dalam pengadaan pesawat pertama Republik Indonesia. 

Saat masih berusia 23 tahun, ia rela menjual sepetak tanah dan 10 gram emas miliknya.

Hasil penjualan tersebut kemudian disumbangkan kepada negara sebagai bagian dari gerakan masyarakat Aceh untuk membantu pemerintah membeli pesawat terbang.

Pada masa itu, Presiden Soekarno menerima sumbangan dari masyarakat Aceh sebesar 120.000 dolar Singapura dan 20 kilogram emas murni.

Dana tersebut digunakan untuk membeli dua pesawat yang diberi nama Seulawah RI-001 dan Seulawah RI-002.

Pesawat Seulawah RI-001 kemudian menjadi simbol penting kedaulatan Indonesia di bidang transportasi udara dan menjadi cikal bakal lahirnya maskapai nasional. (aag)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:01
01:37
02:12
03:18
08:28
02:19

Viral