news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kebakaran besar dilaporkan melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) gas di wilayah Cimuning, Kota Bekasi, Rabu (1/4) malam..
Sumber :
  • Istimewa

Pertamina Pastikan Bertanggung Jawas Penuh Atas Dampak Ledakan Hebat SPBE Cimuning Bekasi

PT Pertamina buka suara terkait ledakan hebat yang terjadi di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.
Kamis, 2 April 2026 - 09:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - PT Pertamina buka suara terkait ledakan hebat yang terjadi di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan bertanggung jawab secara penuh atas dampak yang ditimbulkan akibat ledakan hingga kebakaran tersebut.

Hal itu disampaikan langsung oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional JBB Susanto August Satria di Bekasi, Kamis (2/4/2026).

Ia menyampaikan SPBE yang mengalami ledakan itu, milik swasta yang merupakan mitra Pertamina Patra Niaga.

"Kami memohon maaf atas insiden yang terjadi semalam (1/4). Fokus kami tadi memang pada penanganan untuk insiden dan juga memastikan bahwa tidak ada dampak yang meluas," katanya.

Pihaknya memastikan penanganan seluruh korban luka-luka akibat peristiwa tersebut sepenuhnya dibiayai Pertamina.

"Yang pasti kepada warga yang terdampak, korban yang terdampak maksudnya, kita akan lakukan bahwa penanganan medisnya yang terbaik," ujarnya.

Pihaknya juga memastikan bertanggung jawab atas kerusakan rumah warga sekitar lokasi kejadian. 

Namun, proses tersebut akan dilakukan setelah pendataan bersama pemerintah setempat.

"Ini kan (renovasi rumah) harus dilihat dulu, kita harus bekerja sama dengan pemerintah setempat mungkin ada RT, RW, lurah, untuk mengirim identifikasi dan kita juga akan lihat kerusakannya seperti apa," katanya.

Pertamina sejauh ini mengonfirmasi terdapat satu pekerja SPBE yang mengalami luka bakar.

Namun, pihaknya masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait dengan jumlah korban lain bersama pengelola SPBE.

Terkait dengan kronologi dan penyebab insiden, Susanto belum dapat memberikan kepastian. Hasil penyelidikan pihak kepolisian serta pengumpulan keterangan dari saksi di lapangan masih ditunggu.

"Jadi kalau kronologi, kami belum bisa memastikan. Karena itu masih harus meminta keterangan dari para saksi, lalu juga dari warga sekitar sini, kami akan mencari keterangan untuk kronologisnya," ucap dia.

Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengungkapkan insiden kebakaran SPBE Cimuning mengakibatkan 12 orang mengalami luka bakar berdasarkan hasil pendataan sementara.

"Sementara ini data di kami ada 12 korban, tersebar di beberapa rumah sakit," katanya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:08
01:26
01:53
04:46
00:47
01:57

Viral