news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Jubir KPK, Budi Prasetyo.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

KPK Geledah Rumah Ketua PDIP Jawa Barat

Rumah Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono yang berada Bandung digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (1/4/2026).
Rabu, 1 April 2026 - 20:42 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Rumah Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono yang berada Bandung digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (1/4/2026).

Penggeledahan tersebut dalam rangka penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menjerat Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK).

Selain itu, penggeledahan ini juga merupakan tindak lanjut soal dugaan adanya penerimaan uang oleh Ono dari Sarjan (SRJ) yang merupakan tersangka dalam kasus ini.

"Ya, di antaranya itu. Jadi dalam proses penyidikan tentunya penyidik membutuhkan keterangan-keterangan yang bisa saling mengkonfirmasi," ucap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Budi mengungkapkan, bahwa berdasarkan perkembangannya, Sarjan memang diduga memberikan sesuatu kepada Ono. Namun KPK masih terus mendalami maksud dan tujuan pemberian tersebut.

"Subtansinya ini untuk apa, tujuannya untuk apa, mengapa SRJ ini memberikan sejumlah uang kepada saudara ONS. Nah itu yang kemudian akan didalami oleh penyidik," ungkapnya.

Meski begitu, terkait dengan penggeledahan, Budi belum dapat merinci temuan apa saja yang didapatkan oleh tim di lapangan.

Diketahui, Ono Surono sebelumnya pernah dilakukan pemeriksaan oleh KPK pada pertengahan Januari 2026 lalu.

Ono Surono diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD PDIP Jabar Periode 2025–2030. Pasalya, baik Ono Surono maupun Ade Kuswara merupakan kader PDIP.

Dalam perkara ini, Ono Surono diduga menerima uang dari tersangka kasus dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, yakni Sarjan.

"Untuk jumlah, nanti kami akan update (beri tahu, red.) lagi karena memang ini masih akan terus didalami, apakah penerimaannya ini saja atau juga ada penerimaan-penerimaan lainnya?” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (16/1/2026).(aha/raa) 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:40
01:53
05:11
08:13
08:38
02:28

Viral