news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi: Situasi pemudik menggunakan kendaraan roda dua di Pelabuhan Bakauheni di kawal oleh Polda Lampung guna menjamin keamanan..
Sumber :
  • tim tvOne/Antara

Tak Mau Kecolongan Hadapi Arus Balik Penyeberangan Sumatra-Jawa, Begini Strategi yang Disipkan Pemerintah

Hasil evaluasi arus mudik menjadi pijakan utama dalam menyempurnakan strategi arus balik, mengingat pergerakan masyarakat diperkirakan masih akan tinggi,
Minggu, 22 Maret 2026 - 23:21 WIB
Reporter:
Editor :

Menhub menegaskan, hasil evaluasi arus mudik menjadi pijakan utama dalam menyempurnakan strategi arus balik, mengingat pergerakan masyarakat diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

“Setiap catatan selama arus mudik harus segera kita perbaiki. Jangan menunggu masalah membesar. Kuncinya ada pada kecepatan respons dan ketepatan pengambilan keputusan di lapangan,” ujar Menhub.

Berdasarkan evaluasi, puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026. Secara umum, penyelenggaraan berjalan cukup baik, meski masih terdapat sejumlah catatan penting, terutama terkait penerapan sistem TBB yang baru optimal di tiga hingga empat dermaga.

Ke depan, Menhub meminta agar sistem TBB dapat diterapkan lebih cepat dan diperluas hingga lima sampai enam dermaga guna meningkatkan kapasitas layanan dan mengurangi potensi antrean.

“Penerapan TBB harus lebih responsif terhadap dinamika di lapangan. Jika terjadi lonjakan, harus bisa segera diberlakukan secara optimal,” kata Menhub Dudy.

Ia juga menyoroti pentingnya pengendalian arus kendaraan di dalam kawasan pelabuhan agar antrean tidak meluas hingga keluar area.

Pengaturan di kawasan penyangga, seperti di Indah Kiat, turut menjadi perhatian. Diperlukan rekayasa operasional berupa penambahan atau pelebaran akses bongkar muat agar tidak terjadi perpotongan arus kendaraan.

Selain itu, aktivitas pembelian tiket juga menjadi bahan evaluasi. Pemerintah menilai perlu adanya perluasan radius zona pembelian tiket menjadi lebih dari 4 kilometer untuk mengurangi penumpukan di titik menuju pelabuhan.

Menhub menegaskan pentingnya penerapan sistem tiket Ferizy dengan prinsip satu NIK untuk satu tiket guna mencegah praktik percaloan dan meningkatkan ketertiban layanan.

"Tidak boleh ada ruang untuk praktik percaloan. Sistem harus menjamin keadilan, ketertiban, dan kemudahan bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran. Kelancaran penting, namun aspek keselamatan harus menjadi fokus utama.

"Kita pastikan seluruh layanan berjalan selamat, aman, dan tertib sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan balik dengan nyaman,” kata Menhub. (ant/rpi)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
11:46
13:17
04:14
05:49
11:46

Viral