- Istimewa
Menag Sebut Tokoh Agama Harus Berpihak ke Masyarakat Tertindas, Pelaku Usaha Salah Satunya
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan tokoh agama harus berpihak kepada kelompok masyarakat yang tertindas.
Hal itu disampaikan saat menghadiri acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).
Kata Nasaruddin, salah satu kelompok yang kerap tertindas ialah para pelaku usaha. Sebab, pelaku usaha mendapatkan banyak tekanan dari berbagai sisi.
"Dunia usaha kadang-kadang diperas dari atas, selain pajak, masih ada juga permintaan macam-macam,” kata Nasaruddin.
“Sementara ada orang juga ilegal, ya, enggak ada pungutan apapun. Kita jangan sampai membunuh ibu binatang,” sambungnya.
Selain mendapat tekanan dari atas, Nasaruddin menyebut pelaku usaha juga mendapat tekanan dari bawah. Ditambah, menemui rintangan dari sisi kanan kiri.
“Ditekan dari atas, digerogoti dari bawah, saingannya tidak sehat, banyak loncat pagar. Nah, dalam posisi seperti ini, harus kita bela mereka, supaya masuk kategori tertindas," jelasnya.
Nasaruddin mengatakan mendukung para pelaku usaha di Indonesia. Sebab, menurutnya, dunia usaha menjadi salah satu faktor penting keberlangsungan hidup Indonesia.
"Kita doakan mereka. Sampai pikir diundang ke sini untuk membangun apa di Istiqlal, tidak. Saya tidak akan minta,” kata Nasaruddin.
“Bahkan makan siang di sini itu uang Istiqlal. Ini ingin memberikan dukungan, supporting kepada dunia usaha. Karena tanpa dunia usaha, enggak mungkin Indonesia bisa survive,” tandas dia. (saa/aag)