news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idulfitri 2026 Resmi Dibuka, Pasokan Energi Dipastikan Aman.
Sumber :
  • Istimewa

Posko Nasional Sektor ESDM Ramadhan dan Idulfitri 2026 Resmi Dibuka, Pasokan Energi Dipastikan Aman

Posko Nasional sektor ESDM sebagai pusat pemantauan dan koordinasi layanan energi bagi masyarakat menjelang arus mudik dan perayaan Idulfitri 2026 resmi dibuka.
Jumat, 13 Maret 2026 - 11:30 WIB
Reporter:
Editor :

Kondisi stok ini dijaga tetap stabil selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026, dengan dukungan agen dan pangkalan LPG siaga 24 jam khususnya di wilayah dengan permintaan tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Pertamina memastikan ketersediaan pasokan energi nasional, khususnya bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, dalam kondisi aman periode Ramadan Idulfitri 1447 H. 

Untuk memastikan kelancaran distribusi energi di periode ini, Pertamina juga telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri yang berlangsung mulai 9 Maret hingga 1 April 2026.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri menyampaikan bahwa Pertamina terus memperkuat kesiapan operasional serta layanan kepada masyarakat agar kebutuhan energi selama Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik.

“Pertamina memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG berada dalam kondisi aman untuk menyambut Ramadan dan Idulfitri. Kami juga terus memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal melalui jaringan distribusi energi yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Simon, pada kesempatan kegiatan pembukaan Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ramadan Idulfitri 2026 bersama Kementerian ESDM, BPH Migas dan lembaga terkait di Jakarta, 12 Maret 2026.

Selain itu, Pertamina menyiapkan berbagai layanan tambahan di wilayah atensi, yaitu wilayah yang diperkirakan mengalami lonjakan konsumsi energi selama periode Ramadan dan Idulfitri.

“Beberapa layanan tambahan kami siapkan, antara lain motoris Pertamina Delivery Service (PDS) yang dapat mengantarkan BBM ketika terjadi kemacetan di jalan, serta mobil tangki yang disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar,” tambah Simon.

Di sisi lain, Pertamina juga terus memperkuat infrastruktur energi nasional, termasuk menjajaki potensi kerja sama pembangunan fasilitas penyimpanan energi (storage) guna meningkatkan ketahanan energi nasional.

Terkait kondisi kapal di kawasan Teluk Arab, Simon menegaskan Pertamina terus memantau perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Saat ini terdapat dua kapal yang telah melanjutkan operasional, yakni Pertamina International Shipping (PIS) Rinjani dan PIS Paragon, yang melayani non-captive market dengan tujuan pengiriman ke Kenya dan India, sehingga tidak terkait langsung dengan kebutuhan energi domestik Pertamina,” jelas Simon.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral