news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.
Sumber :
  • Antara

Dinkes DKI Jakarta: Belum Ada Kasus Campak Ditemukan di Ibu Kota

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengungkapkan hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit campak di Jakarta.
Rabu, 11 Maret 2026 - 23:42 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengungkapkan hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit campak di Jakarta.

Pernyataan itu merespons soal maraknya warganet membicarakan soal penyakit campak di media sosial.

“Campak saat ini di Jakarta belum ditemukan ada yang positif,” kata Ani, Rabu (11/3/2026).

Dia menyebut Pemprov DKI Jakarta melalui Dinkes telah melakukan pengamatan di lapangan. Hasilnya, belum ada warga di Jakarta yang terkena campak.

“Jadi kami melakukan pemantauan dengan melakukan surveilans. Ada beberapa lokasi faskes yang menjadi lokasi surveilans untuk ILI (Influenza Like Illness) dan SARI (Severe Acute Respiratory Infection)-nya,” jelasnya.

Meski demikian, Pemprov DKI akan melakukan pengecekan melalui laboratorium bagi pasien yang memiliki gejala seperti sakit campak.

“Nanti yang memang kami temukan yang bergejala, kita cek di laboratorium, tapi sejauh ini untuk domisili di Jakarta belum ada, tetapi daerah di sekitar Jakarta memang sudah mulai ada,” jelas Ani.

Ani menjelaskan, penyakit campak paling rentan menyerang kelompok bayi hingga anak-anak. Untuk itu, dia meminta orang tua tetap waspada apabila muncul gejala menyerupai penyakit campak.

“Jadi ini tetap menjadi kewaspadaan kita sama-sama, terutama menjelang hari raya Lebaran ketika ramai biasanya banyak berinteraksi antara satu dengan lain, dan kelompok paling rentan adalah anak-anak,” tuturnya.

Selain itu, dia juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak sembarangan memegang dan mencium anak-anak, terutama yang masih bayi dan balita.

“Jadi bayi dan anak-anak harus kita jaga benar. Salah satu pesannya adalah jangan suka memegang atau mencium anak-anak, terutama yang masih bayi dan balita, karena daya tahan tubuhnya masih sangat rentan,” ujar Ani. (saa/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:24
01:11
03:42
05:07
03:34
05:04

Viral