news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto.
Sumber :
  • dok. BPMI Setpres

Dunia Bergejolak Imbas Perang Timur Tengah, Prabowo Ungkap Sawit hingga Jagung Bisa Gantikan BBM Impor

Di tengah ketidakpastian global yang semakin meningkat, Prabowo meminta masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan.
Selasa, 10 Maret 2026 - 10:13 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki modal besar untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah memanasnya konflik global, termasuk perang di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Menurut Prabowo, kekayaan sumber daya alam Indonesia memberi peluang besar bagi negara untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar minyak (BBM), bahkan menggantinya dengan energi yang berasal dari tanaman dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan 218 jembatan di berbagai wilayah Indonesia secara virtual, Senin (9/3/2026).

“Kita memiliki karunia besar dari yang Mahakuasa, bahwa kita nanti mampu. Kebutuhan BBM kita bukan dari impor luar negeri, bahkan dari tanaman-tanaman kita. Dari kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu,” ujar Prabowo.

Prabowo menjelaskan bahwa kekayaan sumber daya alam tersebut bukan hanya menjadi peluang bagi kemandirian energi, tetapi juga menjadi kekuatan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Dengan produksi pangan yang terus diperkuat, pemerintah dapat menjaga stabilitas ekonomi domestik, termasuk mempertahankan kebijakan subsidi energi meski harga minyak dunia mengalami lonjakan.

“Kita sangat bersyukur atas karunia yang mahakuasa yang bertahun-tahun saya perjuangkan swasembada pangan. Dalam keadaan harga BBM, kita bersyukur bahwa swasembada (energi) hampir kita capai, kita sudah sampai swasembada beras,” katanya.

Di tengah ketidakpastian global yang semakin meningkat, Prabowo meminta masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan. Ia menilai Indonesia memiliki potensi kekayaan alam yang jauh lebih besar dibandingkan banyak negara lain.

Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah terus memantau berbagai indikator ekonomi dan potensi sumber daya nasional untuk memastikan Indonesia mampu bertahan menghadapi tekanan global.

“Saya sudah melihat dan saya sudah mempelajari angka-angka, setiap hari kita temukan terus kekayaan-kekayaan baru. Kita akan mengalami kesulitan, saya tidak akan menutupi itu, tapi perkiraan saya kita akan keluar dari dalam keadaan krisis ini dengan lebih kuat, makmur, dan lebih mampu berdikari,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang dinilai berperan aktif membantu pemerintah pusat menjalankan berbagai program strategis nasional, termasuk upaya mewujudkan swasembada pangan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:39
06:31
04:24
03:05
01:39
01:03

Viral