- Antara
Banjir Jakarta Meluas, 147 RT Terendam, Air Capai 1,7 Meter dan Warga Mulai Mengungsi
Tidak hanya merendam rumah warga, banjir juga mengganggu mobilitas di ibu kota. BPBD mencatat 19 ruas jalan utama terendam dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 120 sentimeter.
Beberapa jalan yang terdampak di antaranya Jalan Srengseng Raya, Jalan Daan Mogot di beberapa titik, Jalan Meruya Selatan, Jalan Kapten Pierre Tendean, Jalan Ciledug Raya, Jalan Swadarma Raya, hingga Jalan Bendungan Hilir di Jakarta Pusat.
Selain itu, banjir juga memaksa sebagian warga untuk mengungsi. BPBD mencatat sedikitnya 46 kepala keluarga atau 72 jiwa dari Kelurahan Pejaten Barat mengungsi di Mushola Al Inayah RT 13 RW 08.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui BPBD bersama sejumlah dinas terkait terus melakukan upaya penanganan banjir di berbagai titik genangan.
“BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” tegasnya.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
“BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” imbau dia. (agr/dpi)