news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia.
Sumber :
  • istimewa

Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah buka suara soal surat telegram yang diterbitkan oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus terkait pertimbangan Bangsit
Minggu, 8 Maret 2026 - 00:06 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah buka suara soal surat telegram yang diterbitkan oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto terkait pertimbangan atas perkembangan situasi (Bangsit) global konflik di kawasan Timur Tengah.

Jenderal Aulia mengatakan bahwa dalam Undang-Undang TNI, salah satu tugas pokoknya adalah melindungi segenap bangsa dari segala ancaman dan gangguan.

“Perlu saya sampaikan bahwa sesuai yg diamanatkan dlm UU TNI, salah satu tugas pokok TNI adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan Bangsa dan Negara,” kata Aulia, saat dihubungi, Sabtu (7/3/2026).

Lebih lanjut, Aulia mengungkapkan, TNI bertugas secara profesional dan responsif, yang diwujudkan dengan senantiasa memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional, serta siap siaga mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional.

“Dengan demikian TNI harus memiliki kesiapsiagaan operasional yang tinggi, salah satunya adalah dengan melaksanakan Apel pengecekan kesiapan secara rutin,” tegas Aulia.

Untuk diketahui, Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto menerbitkan surat telegram terkait pertimbangan atas perkembangan situasi (Bangsit) global konflik di kawasan Timur Tengah.

Surat ini teregister dengan Nomor: TR/283/2026, tanggal 1 Maret 2026, dan ditandatangani oleh Asops Panglima TNI, Letjen Bobby Rinal Makmun.

“Sehubungan dasar di atas, dalam rangka mengantisipasi Bangsit di dalam negeri akibat konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah, agar memerintahkan seluruh jajarannya untuk melaksanakan siaga tingkat satu TMT 1 Maret 2026 sampai dengan selesai,” tulis keterangan dalam surat, dikutip Sabtu (7/3/2026).

Adapun tertulis dalam surat tersebut, terdapat tujuh instruksi yang perlu dilaksanakan, yakni satu; Pangkotamaops TNI siagakan personel dan Alutsista di jajarannya dan melaksanakan patroli di objek vital (obvit) strategis, sentra perekonomian, bandara, pelabuhan laut/sungai, stasiun kereta api, bus, PLN dan lain-lain.

“Dua Kohanudnas melaksanakan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus menerus selama 24 jam,” tulis keterangan dalam Surat TR.

Kemudian instruksi ketiga yaitu BAIS TNI memerintahkan Athan RI di negara yang terdampak untuk mendata dan memetakan serta merencanakan evakuasi WNI bila diperlukan, berkoordinasi dengan Kemenlu, KBRI dan otoritas terkait sesuai eskalasi di kawasan Timur Tengah.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
02:32
06:19
12:51
01:04
03:54

Viral