news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Sakit Campak.
Sumber :
  • Freepik

Alarm Campak di Indonesia: 8.372 Kasus Terkonfirmasi dan 6 Anak Meninggal, Mayoritas Belum Pernah Imunisasi

Kasus campak di Indonesia capai 8.372 kasus pada awal 2026 dengan 6 kematian anak. Pemerintah jalankan imunisasi wabah dan pastikan stok vaksin aman.
Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:41 WIB
Reporter:
Editor :

Secara keseluruhan terdapat 102 kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai lokasi pelaksanaan ORI dan imunisasi kejar.

Rinciannya meliputi:

  • 29 kabupaten/kota yang mengalami KLB campak

  • 73 kabupaten/kota lainnya yang masuk kategori wilayah berisiko tinggi penularan

Program imunisasi ini menargetkan anak usia 9 bulan hingga 59 bulan.

Pelayanan imunisasi dilakukan melalui berbagai fasilitas kesehatan, di antaranya:

  • Puskesmas

  • Posyandu

  • Sekolah

  • Tempat ibadah

  • Kunjungan rumah

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan cakupan imunisasi serta memutus rantai penularan campak di masyarakat.

Layanan Imunisasi Disiapkan di Jalur Mudik

Pemerintah juga mengantisipasi potensi peningkatan penularan campak selama periode mudik Lebaran, ketika mobilitas masyarakat meningkat tajam.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kementerian Kesehatan menyiapkan layanan imunisasi di sejumlah titik perjalanan mudik, antara lain:

  • Pelabuhan

  • Bandara

  • Stasiun kereta api

  • Balai karantina kesehatan

Langkah ini bertujuan memastikan anak-anak tetap dapat memperoleh imunisasi meskipun sedang melakukan perjalanan jauh bersama keluarga.

Stok Vaksin Campak Nasional Dipastikan Aman

Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Rizka Andalucia, memastikan bahwa ketersediaan vaksin campak di Indonesia saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi.

Secara nasional, pemerintah memiliki:

  • 9,5 juta dosis vaksin campak yang tersimpan di pusat

  • 6,6 juta dosis vaksin yang telah didistribusikan ke berbagai daerah

Ketersediaan vaksin tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program imunisasi, termasuk:

  • ORI (imunisasi penanganan wabah)

  • Imunisasi kejar

  • Imunisasi rutin

  • Pelayanan tambahan selama periode mudik

Pemantauan stok vaksin dilakukan secara real time melalui sistem Satu Sehat Logistik.

Saat ini, distribusi vaksin menunjukkan kondisi sebagai berikut:

  • 23 provinsi memiliki stok vaksin untuk 2–5 bulan

  • 9 provinsi memiliki stok untuk 5–7 bulan

  • 6 provinsi memiliki stok lebih dari 7 bulan

Dengan kondisi tersebut, seluruh provinsi dipastikan memiliki ketersediaan vaksin minimal untuk dua bulan ke depan.

Hoaks Vaksin Masih Jadi Tantangan

Meski stok vaksin mencukupi, pemerintah mengakui bahwa pelaksanaan imunisasi masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan.

Beberapa kendala yang sering ditemui antara lain:

  • Kondisi geografis yang sulit dijangkau

  • Mobilitas penduduk yang tinggi

  • Kecepatan pelaksanaan imunisasi

Selain itu, penyebaran informasi keliru atau hoaks mengenai vaksin juga masih menjadi hambatan serius.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:00
00:55
03:22
08:29
05:46
11:08

Viral