- Istimewa
Fasilitas Mendesak, Warga Kalideres Dukung Pembangunan Fasilitas Rumah Duka dan Krematorium
Jakarta, tvOnenews.com - Proyek pembangunan rumah duka dan krematorium di wilayah Kalideres, Jakarta Barat menuai pro-kontra dari masyarakat.
Kali ini masyarakat yang bermukim di kawasan Kalideres, Jakarta Barat mengatakan adanya kebutuhan yang mendesak terkait rumah duka dan krematorium khususnya bagi keturunan Tionghoa.
Yanto selaku warga setempat mengaku kebutuhan ini didasari fasilitas rumah duka dan krematorium yang ada saat ini terbilang jauh dari jangkauan masyarakat.
Ia mengaku kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan kesulitan dalam hal logistik seperti transportasi jenazah dan pengaturan rute perjalanan tetapi juga secara tidak langsung menambah beban biaya bagi keluarga yang tengah mengalami masa duka.
Karenanya, kata Yanto, harapan akan keberadaan krematorium di Kalideres menjadi dambaan utama banyak warga.
Selain keuntungan dari jarak yang lebih dekat, mereka menilai bahwa adanya fasilitas tersebut akan membuat seluruh proses kremasi menjadi lebih efisien baik dari sisi waktu maupun tenaga.
Hal ini dianggap sangat penting terutama dalam situasi duka yang membutuhkan penanganan dengan kecepatan dan ketertiban yang sesuai.
"Kalau ada krematorium di Kalideres, tentu akan sangat membantu masyarakat. Kami tidak perlu jauh-jauh lagi dan prosesnya bisa lebih cepat," kata Yanto kepada awak media, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Yanto menuturkan keberadaan krematorium juga dinilai memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan yang lebih manusiawi.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan proses kremasi yang sesuai dengan kepercayaan dan tradisi masing-masing kelompok masyarakat di wilayah tersebut.
Ia menekankan pentingnya memperhatikan kebutuhan masyarakat luas, bukan hanya kepentingan dari segelintir orang.
"Kami berharap pemerintah bisa mendengar aspirasi masyarakat. Warga Kalideres butuh krematorium, penting bagi kami fasilitas itu. Kami tidak punya kepentingan, murni keinginan. Kami pun tidak mendukung aksi demo tersebut. Padahal nantinya mereka wafat butuh juga krematorium itu, apalagi jaraknya dekat dengan tempat tinggal mereka," katanya.
"Jauh kok pemukiman warga. Soal warga demo, saya gak mau koment, yang jelas pasti ada sesuatu," sambungnya.(raa)