news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Langkah Gubernur Jakarta Pramono Anung Impor Ribuan Ekor Sapi dari Australia Menuai Kritik Pedas.
Sumber :
  • Istimewa

Langkah Gubernur Jakarta Pramono Anung Impor Ribuan Ekor Sapi dari Australia Menuai Kritik Pedas

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta August Hamonangan mengkritik langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mengimpor 3.100 sapi dari Australia.
Kamis, 26 Februari 2026 - 22:36 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta August Hamonangan mengkritik langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang mengimpor 3.100 sapi dari Australia.

Dia menilai kebijakan tersebut tidak sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor (No) 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Di mana, pada Pasal 29 Ayat (2) UU Nomor 18 Tahun 2012 menyatakan bahwa cadangan pangan Pemprov harus bersumber dari produksi dalam negeri.

“Langkah Mas Gubernur (Pramono Anung) ini sangat mengherankan,” kata August, Kamis (26/2/2026).

“Ketika undang-undang dengan jelas mengatur bahwa Pemprov harus mendapatkan cadangan-cadangan pangannya dari dalam negeri, Mas Gubernur malah melakukan impor,” lanjutnya.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini lantas mempertanyakan mengapa Pramono tidak mencari sapi dalam negeri untuk cadangan pangan Jakarta.

“Dan impor sapi yang dari Australia ini juga nggak nanggung-nanggung jumlahnya. Mas Pram langsung tancap gas mengimpor sebanyak 3 ribu ekor lebih. Bahkan, kuotanya ada 7.500 ekor,” ujar August.

Sebelumnya, Pramono menerima kedatangan sapi impor asal Australia untuk stok daging selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 pada Senin (23/2/2026).

Dia berharap kedatangan sapi impor ini dapat membuat harga daging di Jakarta tetap stabil dan tidak naik secara signifikan.

“Faktor inflasi di Jakarta biasanya meningkat saat Ramadan dan Idulfitri, terutama pada komoditas daging, cabai, dan beras,” kata Pramono saat meninjau kedatangan sapi impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2/2026).

“Dengan masuknya sapi dari Australia ini, kami berharap harga daging bisa tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan,” sambungnya.

Adapun total sapi yang baru tiba sebanyak 3.100 ekor dari total impor sebanyak 7.500 ekor.

Pramono mengatakan DKI Jakarta tidak pernah melakukan impor sapi dari Australia selama 28 tahun. Impor sapi juga tidak terlepas dari hubungan kerja sama yang dijalin antara Jakarta dengan sejumah kota di Australia.

“Kami memiliki kerja sama sister city dengan beberapa kota di Australia, dan itu ikut memperkuat hubungan serta kepercayaan yang ada,” kata Pramono.(saa/raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:46
01:34
07:27
02:53
00:44
06:12

Viral