news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menu Makan Bergizi Gratis.
Sumber :
  • Ari Bowo-Antara

Hanya untuk Antar MBG, Wakil Kepala BGN: Kalau Ada Mobil Operasional SPPG Dipakai untuk Belanja ke Pasar, Saya Suspend

Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang mewanti-wanti Kepala SPPG agar mobil operasional dapur tidak dipakai untuk belanja ke pasar.
Kamis, 26 Februari 2026 - 08:46 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com -  Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mewanti-wanti Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar mobil operasional dapur tidak dipakai untuk belanja ke pasar.

“Mobil operasional SPPG itu dipakai untuk mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sekolah-sekolah penerima manfaat dan Posyandu. Jangan dipakai untuk belanja apa lagi untuk urusan lain,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi dengan para Kepala SPPG, Pengawas Keuangan dan Pengawas Gizi se-Wilayah Solo Raya dikutip Rabu (25/2/2026). 

Nanik menegaskan mobil SPPG harus dipakai sesuai peruntukannya. 

Hal ini ditegaskannya lantaran masih menerima laporan mobil SPPG dipakai untuk berbelanja ke pasar. 

Bahkan, Nanik tak segan-segan untuk suspend apabila kejadian ini masih terulang. 

“Kalau masih ada mobil operasional SPPG yang dipakai untuk berbelanja ke pasar, saya suspend!,” tegasnya.

Nanik lagi-lagi menegaskan mobil tersebut khusus dipakai untuk mendistribusikan MBG. 

Oleh karena itu, kebersihan dan higienitas mobil operasional SPPG harus dijaga dengan ketat. 

Meskipun mitra memaksa untuk memakai mobil operasional SPPG untuk berbelanja, kata dia, Kepala SPPG harus menolak dengan tegas. 

Nanik menyebut pihak mitra yang harus mengupayakan kendaraan sendiri untuk mengangkut bahan pangan ke SPPG.

Dia juga mengingatkan agar pengawas gizi mengecek kondisi, kualitas dan kesegaran bahan pangan yang dibeli mitra.

Di sisi lain, pengawas keuangan juga diingatkan untuk selalu mengecek apakah harga bahan pangan yang dibeli dan dipasok supplier sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), tidak ada markup dan sesuai dengan anggaran yang dirancang.

“Kalau Anda menemukan bahan baku sudah tidak layak apalagi busuk dan harganya di-markup, jangan terima. Anda harus tegas. Kembalikan kepada supplier dan minta yang baru,” pungkasnya. (Rahmat Fatahillah Ilham/VIVA/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:46
01:34
07:27
02:53
00:44
06:12

Viral