news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto.
Sumber :
  • Kolase Instagram/@tiyoardianto_

Diteror hingga Diancam Dibunuh, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Menyesal Sebut Prabowo Bodoh: Bukan Serangan Personal

Kontroversi bermula dari sikap kritis BEM UGM terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, terutama program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selasa, 24 Februari 2026 - 11:16 WIB
Reporter:
Editor :

Permintaan Maaf

Atas kritikannya itu, Tiyo Ardianto mengaku mendapat teror mulai dari penculikan hingga ancaman pembunuhan lantaran pernyataannya menuai kontroversi setelah ia menggunakan kata "bodoh" kepada Prabowo. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf atas dampak diksi tersebut.

“Presiden kita itu, kalau bahasa saya, bodoh. Mungkin ada beberapa yang tidak nyaman dengan bahasa ini, dan iya, saya minta maaf atas ketidaknyamanan itu,” ucapnya.

Namun ia menegaskan kritik tersebut tidak ditujukan pada aspek personal.

“Bodoh yang dimaksud di sini adalah inkompetensi yang laten,” jelasnya.

Respons Menteri HAM

Menteri HAM Natalius Pigai turut menanggapi kritik Tiyo Ardianto terhadap pemerintah. Ia menyatakan kritik merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian pendapat tetap menjaga etika publik.

Pigai juga menegaskan bahwa negara tidak mentoleransi segala bentuk intimidasi terhadap warga negara yang menyampaikan pendapatnya. Ia memastikan setiap laporan terkait dugaan ancaman akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana terkait permintaan maaf maupun tantangan debat terbuka yang disampaikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto tersebut. (nba)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:30
02:18
02:01
01:20
05:27
04:09

Viral