- Tangkapan Layar Instagram
Pengakuan Ibu Tiri di Sukabumi, Sebut Nizam Alami Kanker Bukan Dikasih Minum Air Mendidih
Namun, pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai penyebab meninggalnya NS lantaran masih dilakukan pemeriksaan mendalam berdasarkan beberapa sampel organ dalam yang dikirimkan ke RS Bhayangkara Jakarta.
“Mengenai penyebab memang kami belum bisa tentukan karena luka-luka tersebut yang kami sebutkan memang tidak menyebabkan kematian. Tapi kami melakukan pemeriksaan mendalam mengambil beberapa sampel dari organ-organ dalam dan mengirimkannya dan kami sedang menunggu hasil dari Jakarta,” ujarnya.
Berdasarkan hasil autopsi sementara, terdapat luka lebam akibat benda tumpul yang nampaknya terjadi dengan jangka waktu yang belum lama.
Namun, Carles menegaskan anak tersebut dalam kondisi fisik yang cukup baik dan terawat sebelum meninggal dunia.
“Sementara memang kami lihat jangka waktunya bukan jangka waktu yang lama. Mungkin sekedar informasi, anak ini dalam kondisi fisik yang cukup baik artinya terawat, tidak kurus, rambut baik terawat. Tetapi ada luka-luka di sekujur tubuhnya,” jelas Carles.
Carles menjelaskan memang pihaknya menaruh kecurigaan pada sejumlah keanehan yang terdapat pada organ-organ dalam NS.
Akan tetapi, Carles masih belum bisa menjelaskan secara pasti apakah kecurigaan tersebut merupakan penyebab kematian.
“Dari organ-organ dalam memang ada kecurigaan, tetapi kami belum bisa menentukan apakah ini karena sebuah penganiayaan. Karena ada beberapa kondisi juga yang juga menyebabkan organ dalam mengalami perubahan, salah satunya adalah penyakit,” terangnya.
Pihaknya hingga kini masih menunggu hasil dari RS Bhayangkara Jakarta apakah tanda kecurigaan tersebut timbul akibat dari penyakit atau sebuah penganiayaan. (kmr/muu)