- tvOnenews/Aldi Herlanda
Terbongkar! KPK Temukan Safe House Jadi Gudang Uang Suap Impor, Rp5 Miliar Disimpan dalam Koper
Modus ini dinilai lebih “aman” bagi pelaku dibandingkan menyimpan dana di rekening bank, karena tidak meninggalkan jejak digital yang dapat ditelusuri penyidik melalui sistem perbankan.
KPK kini mendalami kemungkinan adanya safe house lain yang digunakan dalam jaringan perkara yang sama.
Diduga Terkait Pengurusan Importasi Barang
Kasus ini diduga berkaitan dengan praktik suap dalam proses importasi barang, termasuk pengurusan administrasi, percepatan layanan, hingga penghindaran kewajiban tertentu di bidang kepabeanan.
Praktik suap dalam sektor impor menjadi perhatian serius karena berpotensi merugikan negara, merusak sistem pengawasan barang masuk, serta menciptakan ketidakadilan bagi pelaku usaha yang mematuhi aturan.
Selain itu, korupsi dalam proses kepabeanan juga dapat berdampak pada:
-
Hilangnya potensi penerimaan negara.
-
Terganggunya sistem perdagangan yang sehat.
-
Meningkatnya risiko masuknya barang ilegal atau tidak sesuai ketentuan.
Penyidikan Masih Berjalan
KPK menegaskan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari rangkaian penyidikan yang masih terus berkembang. Penyidik akan menelusuri asal-usul uang, pihak yang menyimpan, serta kaitannya dengan keputusan atau layanan tertentu di sektor kepabeanan.
Lembaga antirasuah itu juga akan menganalisis dokumen dan barang bukti elektronik untuk memetakan aliran dana, komunikasi antar pihak, dan kemungkinan keterlibatan aktor lain.
“Nanti akan kami dalami termasuk penggunaan lain dari safe house tersebut,” ujar Budi.
KPK Soroti Pola Korupsi yang Semakin Kompleks
Penggunaan safe house menunjukkan bahwa pola korupsi terus berkembang dengan cara-cara yang semakin tersembunyi. Jika sebelumnya pelaku banyak memanfaatkan transaksi perbankan atau perusahaan perantara, kini penyimpanan fisik uang kembali menjadi pilihan untuk menghindari pelacakan.
KPK menilai pola seperti ini membutuhkan pendekatan penindakan yang lebih adaptif, termasuk penguatan intelijen penelusuran aset dan kerja sama lintas lembaga.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa praktik korupsi di sektor strategis seperti kepabeanan memiliki dampak luas terhadap ekonomi nasional, sehingga penanganannya menjadi prioritas.
Komitmen Penegakan Hukum
KPK memastikan akan terus mengusut perkara ini hingga tuntas dan menelusuri seluruh pihak yang diduga terlibat. Penanganan kasus ini diharapkan dapat memberikan efek jera sekaligus memperkuat integritas sistem pelayanan publik, khususnya di bidang perdagangan dan kepabeanan.