- Istimewa
Danramil Ungkap Tantangan Proses Evakuasi Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan: Korban Terbakar 100 Persen
tvOnenews.com - Sebuah pesawat Pelita Air Service dilaporkan jatuh di wilayah Krayan Timur, Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara pada Kamis, (19/2/2026).
Pesawat yang dimiliki Pelita Air Service dengan tipe pesawat AT-802 dengan nomor PAS 7101 PK-PAA merupakan pesawat pengangkut BBM yang berangkat dari Bandara Yuvai Semaring, Long Bawan menuju Kota Tarakan.
Dalam insiden ini, pesawat dikemudikan oleh Capt. Hendrick Lodewyck Adam tanpa membawa penumpang serta awak kabin lainnya, hanya bermuatan satu orang pilot.
Pesawat ini jatuh dilihat oleh masyarakat dengan menemukan kepulan asap berwarna hitam di hilir wilayah Krayan Timur, Nunukan.
Kemudian, Komandan Pos Angkatan Udara (Danpos AU) bersama Komandan Ramil (Danramil) segera bergerak menuju lokasi kecelakaan.
Danramil Krayan Timur, Lettu Inf Supardi mengatakan bahwa pohaknya mendapatkan laporan dari anggota adanya pesawat Pelita Air yang jatuh. Sehingga bergerak cepat mengumpulkan personil untuk melakukan evakuasi.
“Saya berkoordinasi dengan Wadan Satgas Armed 4 Parahyangan untuk menelusuri tempat yang kemungkinan terjadinya jatuh,” ungkap Danramil Krayan Timur, Lettu Inf Supardi dalam tayangan YouTube Kompas TV Lampung.
- Istimewa
Selain itu, Wadan Satgas Armed 4 Parahyangan, Mayor Hizam mengatakan lokasi penemuan pesawat Pelita Air yang jatuh berada di Gunung Paramayo yang berjarak sekitar 3-4 Km dari permukiman.
Proses evakuasi cukup menantang lantaran jalanan menuju lokasi penemuan pesawat sangat terjal dan licin, ditambah dengan cuaca yang sedikit hujan dan gelap.
“Lokasi di Gunung Paramayo, dari sini sekitar 3-4 Km. Kemudian lokasi yang ditemukan ini memang jalannya sangat terjal dan licin. Saat melakukan evakuasi cuaca sedikit hujan dan gelap, sehingga jalan waktu itu memang licin,” jelas Mayor Hizam.
Lokasi pesawat cukup dekat lantaran pesawat baru saja terbang dari Bandara Yuvai Semaring, Long Bawan.
Tim gabungan segera menuju lokasi yang ditandai dengan asap hitam yang mengepul. Namun, proses evakuasi dinilai sulit lantaran jalanan menuju lokasi yang terjal dan licin dengan cuaca sedikit hujan dan gelap.