- Aldi Herlanda/tvOnenews
Soal Dugaan Gratifikasi Fasilitas Jet Pribadi untuk Menag, KPK Bilang Begini
Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar untuk melakukan klarifikasi terkait isu dugaan penerimaan gratifikasi fasilitas jet pribadi dari Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO).
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan, bahwa pihaknya kini tengah memantau isu tersebut serta mengumpulkan informasi dari media.
"Nah, pastikan kita tunggu saja respons dari yang bersangkutan, responsnya seperti apa," katanya, Kamis (19/2/2026).
Budi menjelaskan, bahwa Nasaruddin bisa datang langsung ke KPK untuk mengklarifikasi soal isu yang berkembang tersebut.
"Ada Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik yang dapat menyampaikan dan menjelaskan tentang yang sedang berkembang, isu-isu yang sedang berkembang di luar," jelasnya.
Sebelumnya, KPK mengaku akan mendalami soal adanya dugaan gratifikasi dengan pemberian fasilitas bepergian dengan menggunakan jet pribadi dari Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) ke Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
"Pastinya kan seperti itu perlu pendalaman ya. Tidak serta merta kita menganggapnya pemberian fasilitas atau segala macam," ucap Ketua KPK Setyo Budiyanto, Rabu (18/2/2026).
Setyo mengungkapkan, bahwa pihaknya harus memastikan terlebih dahulu, apakah hal tersebut berkaitan dengan penyalahgunaan atau tidak.
"Nanti dilihat dan kami pastikan dulu, apakah ada sisi-sisi yang kemudian berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan atau kewenangan jabatannya," ungkapnya.
Selain itu, sambung Setyo KPK tidak bisa serta-merta menjustifikasi penerimaan oleh Menag dari OSO sebagai hal yang salah.
"Nah proses itu kemudian ditindaklanjuti atau tidak, ya nanti kami pertama open source dulu, dari media dulu," ungkapnya. (aha/iwh)