news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kunker Pimpinan MPR RI ke Banda Aceh.
Sumber :
  • Istimewa

Kunker Pimpinan MPR RI ke Banda Aceh, Wakil Ketua MPR RI Minta Masyarakat Bersatu Demi Kebangkitan Aceh

Wakil Ketua MPR RI melakukan kunjungan kerja Pimpinan MPR RI ke Banda Aceh dalam rangka penyerahan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir dan longsor di delapan kabupaten di Aceh.
Rabu, 11 Februari 2026 - 14:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), melakukan kunjungan kerja Pimpinan MPR RI ke Banda Aceh dalam rangka penyerahan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir dan longsor di delapan kabupaten di Aceh. 

Bantuan disalurkan kepada masyarakat terdampak di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah sebagai bagian dari komitmen negara untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI tersebut menyampaikan duka mendalam atas musibah yang merenggut ratusan korban jiwa serta menyebabkan kerusakan luas terhadap rumah, fasilitas umum, dan sumber penghidupan masyarakat. 

“Masih teringat, sedih dan prihatin hingga hari ini pun masih terasa. Namun kini, yang kita jaga adalah semangat menyambut asa untuk bangkit, bersatu, dan bekerja keras membangun kembali Aceh yang kuat, aman, dan lebih tangguh menghadapi masa depan,” ungkap Ibas. 

Ia menegaskan bahwa pemulihan bukan hanya tentang membangun kembali infrastruktur, tetapi juga memulihkan harapan, kepercayaan diri masyarakat, serta memastikan setiap keluarga terdampak dapat kembali menjalani kehidupan dengan layak dan bermartabat.

Anggota Dapil Jawa Timur VII dari Partai Demokrat ini juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh, para kepala daerah, aparat, relawan, dan masyarakat yang bergerak cepat dalam menangani dampak bencana sejak akhir tahun 2025. 

Ia menilai semangat gotong royong masyarakat Aceh menjadi kekuatan utama dalam menghadapi masa sulit. 

"Di tengah keterbatasan infrastruktur, semangat gotong royong Aceh terlihat nyata melalui dapur umum, posko pengungsian, serta kerja kolektif dalam menjaga martabat warga terdampak bencana,” ungkapnya.

Ia optimistis Aceh mampu bangkit melalui proses rekonstruksi yang terencana, berbasis data kerusakan rumah, infrastruktur, serta dampak terhadap ekonomi rakyat sebagaimana diverifikasi oleh BNPB sejak Desember 2025 hingga awal 2026.

Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN ini turut menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat yang kehilangan rumah, lahan, serta sumber penghidupan akibat bencana.

Menurutnya, kehilangan akibat bencana bukan hanya persoalan material, tetapi juga luka batin yang membutuhkan pemulihan secara manusiawi. 

“Negara wajib memastikan pemulihan berjalan secara adil, manusiawi, dan menghormati martabat korban bencana,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk bangkit bersama, menjadikan bencana sebagai momentum memperkuat sistem mitigasi dan pembangunan berkelanjutan ke depan.

"Pemulihan bukan sekadar membangun ulang rumah, tetapi membangun kembali harapan, kepercayaan, serta masa depan anak-anak Aceh yang lebih terlindungi,” tambah Edhie Baskoro.

 Ibas menegaskan komitmen MPR RI untuk mengawal proses pemulihan Aceh agar berjalan sejalan dengan amanat konstitusi, yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

"Aceh tidak sendiri. Dalam semangat kebangsaan, kita pastikan pemulihan berjalan transparan, berkeadilan, dan benar-benar menyentuh masyarakat yang paling terdampak,” ujar lulusan S3 IPB University tersebut.

Sementara, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menambahkan kunjungan delegasi Pimpinan MPR RI ke Aceh merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), yang melaporkan dampak banjir bandang dan longsor yang sangat parah. 

Kunjungan ini bertujuan memastikan tindak lanjut pemulihan sekaligus melihat langsung kondisi masyarakat terdampak di lapangan. 

“Beliau (Mualem) menyampaikan berbagai kebutuhan untuk pemulihan pascabencana. Kedatangan kami ke Aceh ini adalah untuk menindaklanjuti laporan tersebut sekaligus melihat langsung kondisi di lapangan,” lanjut Muzani. 

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah melaporkan bahwa masih terdapat puluhan ribu warga yang berada di pengungsian sehingga diperlukan percepatan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap. 

“Pengungsi saat ini 17.000 sekian KK tinggal yang saat ini masih mengungsi atau dengan jiwa lebih kurang 69 atau 70.000 jiwa pengungsi,” sebutnya. 

Dia juga menyampaikan bahwa bencana mengakibatkan kerusakan luas pada fasilitas pemerintahan, tempat ibadah, sekolah, dayah, fasilitas kesehatan, serta infrastruktur dan sektor ekonomi masyarakat. 

Selain itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa bencana juga berdampak pada beberapa provinsi di Sumatera. 

Pemerintah pusat terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan percepatan pemulihan berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Aceh yang masih membutuhkan perhatian khusus.

Kegiatan ini dihadiri Pimpinan MPR RI antara lain Ahmad Muzani, Bambang Wuryanto, Rusdi Kirana, Eddy Soeparno, Edhie Baskoro Yudhoyono, dan A.M. Akbar Supratman, Plt Sekjen MPR RI Siti Fauziah. 

Turut hadir pimpinan dari seluruh fraksi di MPR RI yaitu Sonny Tri Danaparamita, Ferdiansyah, Robert Rouw, Chusnunia, dan Anton Sukartono Suratto. 

Hadir pula Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, perwakilan DPD RI Dedi Iskandar Batubara, Kepala BPOM Taruna Ikrar, perwakilan Badan Sosialisasi Abraham Liyanto, Deputi Bidang Administrasi Heri Herawan.

Dari Pemerintah Aceh dan daerah terdampak, kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur Aceh H. Fadhlullah, Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, Bupati Bireuen H. Mukhlis, Bupati Gayo Lues Suhaidi, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail, Wakil Bupati Aceh Timur Teuku Zainal Abidin, Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri, Wakil Bupati Bener Meriah Ir. Armia, serta Sekretaris Daerah Aceh Tengah Drs. Mursyid.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral