news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Posko DVI Cisarua Terima Dua Korban Longsor di Hari Keenam.
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Tim Gabungan Temukan Dua Jenazah Korban Longsor Cisarua, Total Sudah 55 Kantong Jenazah

Memasuki hari keenam pencarian korban bencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Posko DVI Polda Jabar kembali menerima tambahan tiga kantong jenazah.
Kamis, 29 Januari 2026 - 20:58 WIB
Reporter:
Editor :

Bandung, tvOnenews.com - Memasuki hari keenam pencarian korban bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Posko DVI Polda Jabar kembali menerima tambahan tiga kantong jenazah dari tim SAR Gabungan, Kamis (29/1/2026).

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim forensik, satu dari tiga kantong jenazah tersebut diketahui hanya berisi tulang belulang. 

Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan tulang tersebut tidak terindikasi sebagai korban longsor, melainkan diduga merupakan kerangka manusia dari makam warga yang tergerus material longsor.

Dengan demikian, pada hari keenam ini Posko DVI Polda Jabar hanya menerima dua kantong jenazah yang dipastikan merupakan korban bencana longsor.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochman, mengatakan dengan tambahan tersebut total kantong jenazah yang diterima Posko DVI hingga hari keenam mencapai 55 kantong. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 41 jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

“Sementara 13 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi,” kata Hendra, Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, proses identifikasi mengalami sejumlah kendala, terutama karena data pembanding ante mortem dari keluarga korban belum lengkap. 

Akibatnya, sebagian jenazah harus melalui proses identifikasi lanjutan menggunakan metode DNA.

"Saat ini, proses identifikasi jenazah masih dilakukan di beberapa rumah sakit, di antaranya Rumah Sakit Sartika Asih dan Rumah Sakit Cibabat," katanya.

Meski telah memasuki hari keenam pascalongsor, tim forensik menyatakan kondisi jenazah masih memungkinkan untuk dilakukan identifikasi dengan penanganan khusus guna mencegah pembusukan lebih lanjut. 

"Penyerahan jenazah kepada keluarga nantinya akan dilakukan menggunakan peti jenazah," katanya. (cep/muu)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:01
01:28
05:06
02:41
02:06
02:28

Viral