news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Purbaya Santai Hadapi Isu ‘Dijebak Korupsi’: Gue Enggak Terima Duit, Gaji Gue Cukup

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi isu soal dirinya yang akan dijebak sebagai pelaku korupsi. Isu ini mulanya diungkapkan eks Wamenaker Immanuel Ebenezer.
Senin, 26 Januari 2026 - 18:03 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menepis keras isu yang menyebut dirinya berpotensi “dijebak” dalam kasus korupsi.

Purbaya menegaskan, tudingan tersebut tidak memiliki dasar selama dirinya tidak menerima uang di luar gaji resmi sebagai pejabat negara.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026), menanggapi pernyataan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, yang mengingatkan adanya potensi kriminalisasi terhadap dirinya.

“Saya enggak ngerti apa sih maksudnya,” ujar Purbaya singkat ketika pertama kali diminta menanggapi isu tersebut.

Purbaya secara terbuka membandingkan posisinya dengan Noel yang kini terseret perkara hukum. Menurutnya, perbedaan mendasar terletak pada soal penerimaan uang.

“Kayaknya terima ya, terima kan dia? Terima (duit). Terima, kan gue enggak terima duit. Gaji gue gede di sini, cukup. Jadi, saya enggak tahu kenapa Pak Noel ngomong seperti itu. Mungkin dia sebel sama gue juga, saya enggak tahu,” lanjutnya.

Saat kembali ditanya soal kemungkinan dijebak, Purbaya justru mempertanyakan logika di balik tudingan tersebut.

“Dijebak gimana?” ujarnya.

Ia menilai, kemungkinan dirinya terseret kasus hukum sangat kecil selama tidak ada penerimaan uang di luar ketentuan resmi.

“Tapi, case seperti itu di saya mungkin amat kecil kemungkinan terjadi. Kecuali saya mulai terima uang di luar gaji ya,” tegasnya.

Isu potensi kriminalisasi ini mencuat setelah Noel melontarkan peringatan keras kepada Purbaya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, menjelang sidang lanjutan perkara dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.

“Hati-hati, Pak Purbaya. Sejengkal lagi, nih. Saya mendapatkan informasi A1, Pak Purbaya akan di-‘Noel’-kan. Hati-hati tuh, Pak Purbaya,” kata Noel kepada wartawan, Senin (26/1/2026).

Noel bahkan menyebut adanya kelompok yang kepentingannya terganggu dan berpotensi melakukan serangan balik.

“Siapa pun yang mengganggu pesta para bandit-bandit ini, mereka akan melepaskan anjing liar untuk gigit Pak Purbaya. Kasihan Pak Purbaya. Ada pesta yang terganggu,” ujarnya.

Menanggapi dugaan adanya kaitan antara isu tersebut dengan agenda reformasi pajak dan bea cukai yang sedang digencarkan Kementerian Keuangan, Purbaya menegaskan dirinya tidak akan mundur selangkah pun.

“Biar aja. Kita kan tetap aja akan reformasi. Noel, Noel, saya, saya. Yang penting kan saya enggak terima uang,” kata Purbaya.

Ia menekankan, penerimaan uang justru akan melumpuhkan kewenangan seorang menteri dalam menjalankan reformasi.

“Begitu kita terima uang, saya terima uang, saya akan amat riskan posisinya. Enggak bisa gerak ke sana, ke sini. Pecat orang enggak bisa, geser orang enggak bisa. Karena orang akan laporkan bahwa saya terima uang, enggak akan dibocorkan,” paparnya.

Purbaya bahkan menyebut skenario ekstrem yang mungkin saja terjadi, namun tetap menegaskan perlunya bukti dan latar belakang yang jelas.

“Mungkin kalau ada yang jebak, taruh uang tiba-tiba di mobil saya, itu mungkin terjadi. Tapi kan harus ada latar belakangnya dari case seperti apa,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Purbaya menegaskan bahwa dirinya hanya bertanggung jawab kepada Presiden dan tidak akan terpengaruh oleh tekanan pihak mana pun.

“Saya sih rasanya enggak ada hubungan, saya hanga tanggung jawab ke Presiden. Yang lain saya enggak peduli,” pungkasnya.

Pernyataan ini menegaskan sikap Menkeu yang memilih tetap fokus pada agenda reformasi, sembari menutup ruang spekulasi soal isu kriminalisasi yang menyeret namanya. (agr/iwh)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:03
01:24
05:06
05:26
04:40
04:58

Viral