news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sejumlah barang milik korban yang ditemukan tim SAe tim SaR gabungan di kawasan Pegunungan karst.
Sumber :
  • dok.Basarnas

Rincian Barang Pribadi Milik Korban Pesawat ATR 42-500 yang Ditemukan: dari Dompet, Ponsel hingga Smartwatch

Selain itu, tim juga menemukan beberapa bagian pesawat, di antaranya pelampung dan fire signal, yang berada di sekitar area bagian kepala pesawat.
Selasa, 20 Januari 2026 - 11:41 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Tim Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar di wilayah Kabupaten Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, kembali mencatat perkembangan penting. Hingga hari ketiga operasi, sejumlah barang yang diduga milik korban serta bagian pesawat berhasil ditemukan di area Gunung Bulusaraung.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, mengatakan temuan tersebut diperoleh dari hasil penyisiran intensif tim darat di jalur ekstrem antara puncak gunung dan Pos 9 jalur pendakian.

“Hingga hari ketiga operasi, tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah barang milik korban serta bagian dari pesawat di area pencarian di Gunung Bulusaraung,” kata Muhammad Arif Anwar di Makassar, Selasa.

Menurut Arif, barang-barang yang ditemukan beragam, mulai dari dokumen pribadi, dompet, buku catatan, hingga barang elektronik seperti smart watch atau jam tangan pintar. Selain itu, tim juga menemukan beberapa bagian pesawat, di antaranya pelampung dan fire signal, yang berada di sekitar area bagian kepala pesawat.

Ia menjelaskan, seluruh barang dan komponen pesawat yang ditemukan telah diamankan sesuai prosedur, dilakukan pendataan, serta ditandai dengan titik koordinat. Temuan tersebut dinilai sangat penting untuk mempersempit area pencarian dan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan dalam proses evakuasi.

“Medan di lokasi kejadian sangat curam dan berisiko tinggi. Proses pencarian dilakukan dengan teknik khusus, termasuk rapping dan pembukaan jalur, sehingga membutuhkan waktu, ketelitian, dan koordinasi yang kuat antarunsur,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim SAR gabungan yang terus beroperasi di tengah keterbatasan dan kondisi alam yang ekstrem.

Ia menilai, penemuan barang-barang milik korban serta bagian pesawat menjadi indikasi bahwa tim SAR sudah berada sangat dekat dengan titik-titik krusial lokasi kecelakaan.

“Ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan kolaborasi seluruh unsur di lapangan,” kata Mohammad Syafii.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:00
16:47
09:09
04:22
01:14
00:56

Viral