- Tim tvOne - Mohammad Hamzah
Awal Mula Syafiq Ali Hilang di Gunung Slamet, Berusaha Cari Bantuan untuk Temannya Malah Berakhir Tewas
Jakarta, tvOnenews.com - Jenazah Syafiq Ali (18) akhirnya berhasil ditemukan setelah hilang 17 hari dalam pendakian di Gunung Slamet, Jawa Tengah.
Syafiq Ali dan temannya, Himawan sebelumnya mulai mendaki Gunung Slamet pada 27 Desember 2025 lalu.
Mereka berencana untuk kembali turun pada Minggu, 28 Desember 2025. Namun, rencana itu tampaknya tak terwujud.
Mulanya, dua siswa SMA ini mendaki tanpa ada masalah berarti. Keduanya pun kembali turun dari gunung tersebut.
Namun, selama perjalanan turun, masalah pun muncul. Himawan merasa kram di bagian kakinya sehingga perlu beristirahat.
Mengetahui temannya sakit, Syafiq pun memutuskan untuk mencari bantuan dan turun terlebih dulu.
Setelah perpisahan itu, Himawan tidak mengetahui lagi di mana temannya itu berada hingga akhirnya ia ditemukan.
Himawan menunggu temannya itu dari pagi hingga malam namun tak kunjung ada kabar.
Ia pun berusaha untuk bergerak ke pos 9 Gunung Slamet. Sesampainya di sana, ia bertahan di lokasi hingga pagi, 30 Desember 2025.
Himawan akhinya ditemukan oleh tim relawan dan langsung dievakuasi ke Basecamp Dipajaya.
Proses pencarian terhadap Syafiq pun dilakukan. Akhirnya proses pencarian membuahkan hasil pada 14 Januari 2026 atau 17 hari setelah laporan hilang.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo mengatakan pemuda itu ditemukan sekitar pukul 10.22 WIB.
"Kita infokan kepada teman-teman media, dalam kondisi terbaring dalam kondisi sudah meninggal dunia," kata Catur.
Adapun lokasi ditemukannya pemuda itu cukup sulit, yakni ada di kawah dekat puncak Gunung Slamet. Catur menjelaskan, Syafiq ditemukan di area tebing.
"Kedalaman kurang lebih dari puncanya sekitar 50 meter," ujar dia.
Diperkirakan proses evakuasi korban dilakukan selama 15 jam hingga sampai ke Basecamp Dipajaya.
Evakuasi membutuhkan waktu cukup lama karena medan yang sulit serta kondisi cuaca tak terduga. (iwh)