- Istimewa
Wajah Pelaku Terpampang Jelas di CCTV, Begal Payudara di Jakarta Barat Sasar Anak Bawah Umur
Jakarta, tvOnenews.com - Begal payudara yang terjadi di Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin (12/1/2026) lalu ternyata menyasar anak bawah umur.
Ketua RT 09/RW 03 Meruya Selatan Pijai Sapudin memaparkan kronologinya. Menurut dia, aksi begal payudara itu terekam kamera CCTV di lokasi.
"Ada orang yang sama terekam dua kali di CCTV melakukan begal payudara di depan Mushalla Baitul Ghufron Jalan H. Sodon, Meruya Selatan," ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Dari rekaman CCTV tersebut, Pijai menyebut ada dua pelaku yang melakukan hal keji itu. Keduanya terekam melancarkan aksinya sebanyak dua kali hingga menimbulkan trauma bagi para korban.
"Warga saya, orang ngontrak, pulang sekolah anaknya nangis, tadinya tak mau cerita, mungkin malu. Baru cerita pas ditanya orang tuanya," terangnya.
Demi keselamatan warganya, Pijai berharap pelaku segera dikejar dan ditangkap karena berbahaya bagi warga sekitar.
"Wajahnya juga sudah terlihat jelas. Semoga polisi bisa segera menangkap," harapnya.
Adapun rincian yang terekam di CCTV itu, yakni sepeda motor yang digunakan pelaku berpelat nomor B-4410-BKE.
Di rekaman pertama, tampak dua orang pria mengendarai sepeda motor berboncengan.
Mereka berkeliling di kawasan Jalan H. Sodon, tepatnya di sekitar Mushalla Baitul Ghufron, pada pukul 14.53 WIB.
Awalnya, motor tersebut melaju dan tiba-tiba berhenti. Salah satunya bertanya arah kepada seorang bapak-bapak yang sedang berjalan kaki.
Setelah itu, keduanya balik arah. Di arah yang sebaliknya mereka berpapasan dengan seorang pelajar perempuan yang mengenakan seragam putih biru.
Saat berpapasan, pelaku yang mengenakan topi dan masker melakukan aksi tak senonoh itu.
Setelah itu, mereka langsung tancap gas untuk melarikan diri.
Menanggapi insiden ini, Kapolsek Kembangan Kompol Moch. Taufik mengkonformasi adanya laporan dari warga tersebut.
"Sudah ada koordinasi dengan pihak terkait di daerah itu. Akan segera didalami," ujar Taufik.
Saat ini, Taufik menyebut pihaknya telah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (ant/nsi)