news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Polisi menunjukkan barang bukti sekaligus menghadirkan enam tersangka dalam kasus dugaan love scamming saat rilis kasus di Polresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026)..
Sumber :
  • Sri Cahyani Putri/tvOne

WNA China Jadi Otak Penyedia Konten Pornografi Modus Love Scamming di Aplikasi Kencan 'WOW'

Polresta Yogyakarta gandeng Interpol untuk kejar WNA China yang diduga jadi otak penyediaan konten pornografi dalam kasus love scamming melalui aplikasi kencan WOW.
Rabu, 7 Januari 2026 - 15:25 WIB
Reporter:
Editor :

Yogyakarta, tvOnenews.com - Polresta Yogyakarta menggandeng Interpol untuk mengejar Warga Negara Asing (WNA) China yang diduga menjadi otak di balik penyediaan konten pornografi dalam kasus love scamming melalui aplikasi kencan bernama WOW.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian menuturkan bahwa aplikasi tersebut tidak sekadar platform kencan biasa. 

Di dalamnya, terdapat konten foto maupun video dewasa yang sengaja dibuat untuk menipu penggunanya melakukan pembelian koin atau top up dalam aplikasi.

Para pelaku membujuk korbannya melalui pendekatan komunikasi daring. Pengguna aplikasi merupakan WNA dari Amerika Serikat, Inggris, Kanada dan Australia.

Penampakan ruko di Jalan Gito Gati, Kabupaten Sleman, DIY yang diduga menjadi markas scam jaringan internasional tampak sepi pada Selasa (6/1/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

"Karena ini (WOW) aplikasi Cina dan penyediannya orang sana, maka kami sudah menghubungi Divhubinter Polri yang nanti akan dikoordinasikan sama Interpol untuk pengejaran yang bersangkutan," kata Kompol Riski saat rilis kasus di Polresta Yogyakarta, Rabu (7/1/2026).

Berdasarkan pemeriksaan polisi, sasaran aplikasi kencan WOW berusia di atas 40 tahun dari keempat negara tersebut.

"Kalau dilihat dari pengalaman (karyawan love scamming) memang pasarnya umur-umur 40 tahun ke atas di negara-negara tersebut," ungkapnya.

Dalam kasus love scamming ini, polisi telah menetapkan enam orang tersangka yang terdiri dari empat orang pria dan dua perempuan. 

Keenam tersangka inisial R (35) warga Sleman, P (28) warga Ponorogo, V (28) warga Bandung, G (22) warga Bantul, H (33) warga Kebumen dan M (28) warga NTT.

Mereka mempekerjakan ratusan karyawan di PT Altair Trans Service yang berlokasi di Jalan Gito Gati, Dusun Penen, Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman. 

Para karyawan dipekerjakan dalam tiga shift sebagai admin percapakan pada aplikasi kencan daring dari China yang sudah diinstal di device dan disiapkan pihak perusahaan baik laptop maupun handphone beserta foto dan video yang memuat unsur pornografi.

Untuk mengakses konten porno tersebut, pengguna aplikasi harus mengirim gift dengan besaran tertentu. Untuk gift mawar sebanyak 8 koin, mahkota 199 koin, tiara 699 koin dan supercar 999 koin.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:41
05:22
16:05
01:34
51:29
01:22

Viral