news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol Fadil Imran menyampaikan capaian bidang operasional sepanjang tahun 2025 dalam rilis akhir tahun..
Sumber :
  • Polri

Rilis Akhir Tahun 2025, Ini Capaian Operasional Polri dan Pendekatan Humanis yang Dilakukan Sepanjang Tahun

Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol Fadil Imran, menyampaikan sepanjang 2025 Polri telah melaksanakan 5 operasi terpusat dan 265 operasi kewilayahan.
Selasa, 30 Desember 2025 - 13:47 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia membeberkan capaian kinerja operasional sepanjang 2025 melalui rilis akhir tahun.

Paparan ini menjadi bentuk refleksi sekaligus pertanggungjawaban Polri kepada publik atas pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, serta pemberian perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang presisi di seluruh wilayah Indonesia.

Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri, Komjen Pol Fadil Imran, menyampaikan bahwa selama 2025 Polri telah melaksanakan lima operasi terpusat dan 265 operasi kewilayahan.

Operasi tersebut mencakup agenda nasional berskala besar, seperti Operasi Ketupat dan Operasi Lilin, serta ratusan operasi di tingkat polda untuk menjawab tantangan keamanan di daerah masing-masing.

“Rilis akhir tahun ini adalah bentuk pertanggungjawaban Polri kepada masyarakat. Ini refleksi kinerja kami sepanjang 2025 dalam mengoptimalkan pemeliharaan kamtibmas, perlindungan, pengayoman, pelayanan, serta penegakan hukum yang presisi,” ujar Komjen Pol Fadil Imran, Selasa (30/12/2025).

Ia menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan nasional tidak dapat dilakukan Polri secara sendiri.

Sepanjang 2025, Polri memperkuat sinergi lintas sektor dengan menjalin kerja sama bersama lima kementerian, empat lembaga, dan dua unsur non-lembaga guna membangun sistem keamanan nasional yang menyeluruh dan inklusif.

Menurutnya, stabilitas keamanan berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Keberhasilan pengamanan berbagai agenda nasional dan internasional menunjukkan bahwa keamanan memiliki nilai strategis bagi pembangunan.

“Keamanan adalah investasi ekonomi. Pengamanan World Water Forum terbukti meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali sebesar 8,23 persen. Begitu pula pengamanan kunjungan Paus Franciscus yang menunjukkan Indonesia sebagai negara yang damai dan toleran di mata dunia,” jelasnya.

Komjen Fadil menambahkan, setiap agenda besar yang diamankan Polri diarahkan agar memberikan dampak positif langsung bagi perekonomian masyarakat.

Pada aspek reformasi operasional, Polri menegaskan bahwa perubahan tidak hanya dilakukan pada taktik lapangan, tetapi juga menyentuh cara pandang institusi dalam menjalankan peran negara di ruang demokrasi.

Polri menempatkan kebebasan menyampaikan pendapat sebagai hak konstitusional warga, dengan kehadiran Polri sebagai penjamin keamanan publik.

Polri juga secara terbuka mengakui adanya kritik masyarakat terkait penggunaan kekuatan yang dinilai kurang proporsional serta lemahnya fungsi negosiasi. Kritik tersebut dijadikan momentum untuk melakukan pembenahan internal secara menyeluruh.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:00
16:47
09:09
04:22
01:14
00:56

Viral