news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Melihat Kampung Kumuh RW 004 Kelurahan Kenari Jakpus, Bantaran Sungai Ciliwung dan RS Mewah Jadi Saksi Kehidupan.
Sumber :
  • tvOnenews/A.R Safira

Melihat Kampung Kumuh RW 004 Kelurahan Kenari Jakpus, Bantaran Sungai Ciliwung dan RS Mewah Jadi Saksi Kehidupan

Salah satu RW yang dinilai kumuh yakni RW 004, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. 
Selasa, 23 September 2025 - 16:57 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 55 RW kumuh di Jakarta akan dilakukan penataan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) pada tahun 2025.

Salah satu RW yang dinilai kumuh yakni RW 004, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. 

Berdasarkan pantauan tvOnenews.com, pada Selasa (23/9/2025), kampung ini terletak di antara pembatas Sungai Ciliwung dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Terlihat sejumlah bangunan yang berbahan dasar kayu, berdiri tegak di sepanjang Sungai Ciliwung. Beberapa bangunan ini juga tampak ditinggali oleh warga.

Selain itu tampak beberapa warga tengah melakukan aktivitas berjualan mulai dari sembako hingga makanan dan minuman. Anak-anak juga terlihat tengah bermain mulai dari berlarian hingga mengayuh sepeda roda empat kesana kemari. 

Sementara itu warga lainnya terpantau tinggal di rumah yang masuk ke beberapa gang kecil di belakang rumah sakit.

Kemudian dari penelusuran sepanjang jalan samping Sungai Ciliwung menuju RSCM yang sepi ini, dimanfaatkan warga untuk memarkirkan kendaraan motor maupun mobil. 

Tak hanya warga, pengunjung rumah sakit yang tak mau repot masuk ke dalam gedung parkir juga turut memarkirkan kendaraannya di pinggir sungai.

Salah seorang warga yang tak mau disebut identitasnya mengaku telah menyambung hidup di wilayah tersebut sejak 20 tahun lalu. 

Dirinya mengaku tak mau pindah lantaran sudah nyaman dan lokasi tersbebut merupakan tempatnya mencari nafkah sehari-hari.

“Saya dari dulu udah disini dari tahun 2000an udah tinggal, sebelum punya anak udah dagang disini. Gak mau (pindah) soalnya sehari-hari cari rezeki disini, tuh orang-orang dari depan (rumah sakit) kalau makan juga kesini belinya,” ujar wanita berumur 50 tahun, saat ditemui, Selasa (23/9/2025).

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) menargetkan penataan 55 RW kumuh sepanjang tahun 2025. 

Penataan ini dilakukan secara bertahap di lima wilayah kota administrasi, dengan fokus pada peningkatan kualitas sarana, prasarana, dan utilitas permukiman.

Berdasarkan data LOKASI CIP 2025 yang diterima tvOnenews.com, Senin (22/9/2025), kawasan kumuh yang menjadi prioritas penanganan tersebar di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Di Jakarta Pusat, terdapat sepuluh RW yang masuk program penataan, di antaranya RW 003 dan 004 Kelurahan Gunung Sahari Utara, RW 003 dan 007 Kelurahan Kemayoran, RW 004 dan 005 Kelurahan Kebon Kosong, RW 004 Kelurahan Gunung Sahari Selatan, RW 002 Kelurahan Cempaka Baru, RW 004 Kelurahan Kenari, hingga RW 001 Menteng.

Jakarta Utara fokus pada wilayah pesisir dengan tiga RW, yakni RW 004 Kapuk Muara, serta RW 009 dan 015 Kelurahan Pejagalan.

Sementara di Jakarta Barat, jumlahnya paling banyak dengan sedikitnya 17 RW. Penanganan mencakup RW 007 hingga 010 di Kelurahan Cengkareng Barat, RW 001, 003, 004, dan 005 di Kelurahan Kamal, RW 002 dan 004 Rawa Buaya, hingga RW 003 Kota Bambu Selatan. RW 010 Semanan, RW 008 Tegal Alur, RW 001 Kelurahan Semanan, RW 011 Kapuk, terakhir RW 003 dan 011 Kelurahan Cengkareng Timur. 

Di Jakarta Selatan, kawasan padat seperti RW 002 dan 007 Kelurahan Karet Kuningan, RW 001, 002, dan 005 Kelurahan Karet, RW 001 dan 013 Menteng Dalam, RW 001, 004, 005 Kuningan Timur, hingga RW 002 dan 005 Kelurahan Manggarai Selatan. 

Untuk Jakarta Timur, terdapat 14 RW, di antaranya RW 004 dan 010 Kelurahan Cipinang, RW 003, 004, dan 009 Pekayon, RW 001, 002, 003, 004, dan 011 Pondok Kopi, hingga RW 005, 007, dan 008 Penggilingan.

Program ini menyasar perbaikan jalan lingkungan, drainase, jembatan antar kampung, penerangan jalan umum, hingga penyediaan fasilitas MCK komunal.

Pemprov menegaskan penataan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup warga tanpa menggusur mereka dari lingkungan tempat tinggal. 

Dengan total 55 RW ditangani di tahun 2025, pemerintah berharap masalah kawasan kumuh dapat dikurangi secara signifikan menuju target penataan seluruh RW kumuh Jakarta pada 2026.

Total anggaran yang disiapkan tahun 2025 mencapai Rp317,8 miliar, dengan target penataan 55 RW kumuh yang tersebar di enam wilayah kota/kabupaten administrasi. (Ars)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral