- Istimewa
IKA PP Ibadurrahman YLPI Tegallega: Bukan Istighosah, Tapi Taubat Nasional yang Dibutuhkan Bangsa Indonesia Saat ini
Terkait dengan munculnya berbagai aksi demo dan penjarahan, kata Toto, akar masalahnya bukan semata-mata karena ada ojol yang dilindas hingga tewas. Tapi, lebih dari itu, menurutnya pasti ada sesuatu yang tidak beres di negeri ini.
Toto menyebutkan, di antaranya, mungkin karena ada akumulasi kemarahan warga yang lapar, menganggur, stres dikejar pinjol, praktik korupsi yang akut, pamer kemewahan para pejabat, kesombongan dan arogansi karena jabatannya dan lain-lain.
"Kuncinya wajib introspeksi diri melalui taubat nasional. Tak bisa dijawab dengan hanya Istighosah, termasuk dengan mengundang para ketua umum Ormas keagamaan yang diyakini tak akan banyak membantu menyelesaikan akar masalah," ucapnya.
Idealnya, lanjut Toto, introspeksi diri melalui Taubat Nasional itu dimulai dari Presiden Prabowo Subianto serentak digelar di seluruh Indonesia.
"Semua tak perlu malu mengakui dosa-dosanya di hadapan Tuhan dengan tanpa saling menyalahkan dan menyudutkan satu dengan lainnya."
"Saya sendiri sadar, bahwa ini tak mudah dan hampir tak mungkin dilakukan. Apalagi, ditengah kondisi kita bergelimpang dengan ego dan kesombongan. Namun, jangan salahkan semesta, jika hati keras kita pada saatnya akan dilumat semesta dengan caranya sendiri yang menelan banyak korban,” tutupnya.