- YouTube
Teman Seperjuangan Hercules Akhirnya Buka Suara, Ungkap Rahasia Masa Lalu Sang Ketua Ormas GRIB Jaya: Ia Pegang…
Namun, keberanian yang ditunjukkan Nicho ternyata berakar dari luka batin yang dalam.
Ia mengaku bahwa rasa sakit akibat tidak mendapatkan kasih sayang orang tua membuatnya tak takut kehilangan nyawa.
Bahkan, dalam beberapa pertempuran, ia mengaku seperti "menantang maut".
“Kadang-kadang temen-temen juga salah kalau melihat saya. Mereka kan biasa bilang saya berani, sebetulnya bukan berani. Saya itu pingin mati, tapi nggak jadi mati,” ucap Nicho.
“Karena saya tidak mendapatkan kasih sayang orang tua, jadi saat perang saya selalu di depan. Nggak mikir banyak, tetap maju," ungkapnya.
Masa lalu penuh kekerasan ini membuat Nicho dan Hercules dikenal luas sebagai tokoh berpengaruh di kalangan masyarakat bawah Jakarta, khususnya di kawasan Tanah Abang.
Nama besar mereka tak hanya dikenal karena kekuatan fisik, tapi juga karena ketegasan dan loyalitas dalam menjaga wilayah kekuasaan.
Namun kini, Nicho menyatakan bahwa masa lalu itu sudah ia tinggalkan.
Ia merasa bahwa masih diberi kesempatan hidup adalah hal yang patut disyukuri.
"Ternyata nggak mati di tangan polisi, nggak mati di tangan preman, ya hidup sampai sekarang. Jadi, kita harus hidup bermanfaat buat orang-orang (sekarang),” pungkasnya.
Pengakuan jujur dari Nicho Kili Kili ini membuka mata publik mengenai sisi lain dari tokoh sekelas Hercules.
Di balik kekuasaan dan pengaruhnya sebagai Ketua Umum GRIB Jaya, tersimpan sejarah panjang yang penuh perjuangan, serta luka dari masa lalu. (adk)