- Kolase Tvonenews.com/Istimewa
Dulu Hercules Cuma Gelandangan di Jakarta, Modal Nyali Besar dan Golok Bisa Kuasai Tanah Abang: Darah yang Sudah...
Julukan itu bukan tanpa alasan. Dalam acara Kick Andy tahun 2007, ia mengaku pernah dibacok 16 kali.
Belum lagi pengalaman dikeroyok puluhan orang bersenjata tajam.
Bahkan dalam salah satu insiden, ia sempat ditembak dari jarak hanya satu meter.
Akibatnya, salah satu matanya rusak. Namun Hercules tetap selamat.
“Itu pakai F46, satu meter. Alhamdulillah, cuma mata,” ucapnya santai, disambut tawa orang di sekitarnya.
Titik Balik: Hercules Taubat dan Jadi Mualaf
Beberapa waktu lalu, sosok Hercules kembali mencuri perhatian publik.
Bukan karena kasus hukum, tapi karena pengakuannya yang mengejutkan: ia telah bertaubat dan memeluk Islam.
Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, Hercules menceritakan titik balik hidupnya.
Ia mengaku lelah hidup dalam kekerasan, dan mulai mempertanyakan berapa lama lagi hidupnya di dunia ini.
“Kalau bicara soal tangan kotor, tangan saya ini sudah penuh darah,” ujarnya.
Kesadaran bahwa hidup di dunia hanya sementara, serta pengalaman mendekati kematian berkali-kali, membuatnya berpikir ulang tentang arah hidupnya.
Ia pun memutuskan untuk meninggalkan masa lalu dan membuka lembaran baru sebagai seorang mualaf.
*Menjadi Preman, Sukanya Lebih Banyak dari Dukanya*
Meski telah berubah, Hercules tidak menutupi masa lalunya.
Dalam berbagai wawancara, ia justru dengan jujur mengungkap bahwa hidup sebagai preman punya banyak kenangan.
“Sukanya lebih banyak dari dukanya,” ucapnya sambil tersenyum.
Namun kini, ia lebih memilih jalan damai.
Dari pria yang dulu menguasai jalanan Jakarta, Hercules kini jadi contoh bahwa setiap orang punya kesempatan kedua, bahkan mereka yang pernah terjebak dalam dunia paling kelam sekalipun. (abs)