- Istimewa
Dorce Gamalama Dalam Kenangan Denny JA
30 tahun kemudian sekitar tahun 2005-2006, Denny bertemu dengan teman dari wilayah Sentiong dan saat itu Dorce sedang naik daun. Ketika sedang membahas mengenai Dorce, temannya kemudian menceletuk.
“Den, Dorce itu si Dedi. Itu teman Denny yang sejak kecil. Yang pernah main ke rumah Denny.”
“Ha!” Sayapun kaget. “Yang benar? Dorce itu si Dedi? Ampuunn!!!!”
Dedi yang lucu, pintar menyanyi ternyata sudah berubah menjadi Dorce yang terkenal. Sekali saya pernah jumpa kebetulan di pesta pernikahan teman pada tahun 2007-2008, Dorce atau Dedi masih mengenalinya.
Ia memperkenalkan saya kepada temannya. “Ini sahabat dari sahabat gue waktu masih kecil.”
Denny juga mendengar Dorce sudah melakukan operasi kelamin menjadi wanita tahun 1983. Dilansir dari intipseleb.com, "Saya mengesahkan di Pengadilan Negeri Jawa Timur tahun 85 atau 86," jelas Dorce Gamalama.
Terakhir yang Dorce sedihkan soal kematiannya. Ia ingin dimakamkan sebagai wanita. Itu keinginannya sejak kecil: diakui sebagai wanita. Perempuan. Kontroversi ahli agama pun saling silang. Ada yang menyatakan, Ia tak boleh dimakam sebagai perempuan karena ia lahir sebagai lelaki. Ini melanggar syariat agama.
Menanggapi hal tersebut, Tokoh Ulama Nahdatul Ulama (NU), KH Miftah Maulana Habiburrahman atau yang biasa disapa Gus Miftah mengatakan, jika pemakaman Dorce Gamalama, sebaiknya tetap dimakamkan sebagai laki-laki sesuai kodrat asalnya saat dia dilahirkan.
"Yang saya tahu beliau ini terlahir sebagai laki-laki kemudian dioperasi menjadi perempuan. Kalau kondisi seperti ini, secara fiqih dia tetap laki-laki. Artinya, sepanjang yang saya tahu, pemakamannya tentu kembali ke kodrat asal saat dia dilahirkan," jelas Gus Miftah, Senin (31/1/2022).https://www.tvonenews.com/lifestyle/25404-wasiat-dorce-dimakamkan-sebagai-perempuan-gus-miftah-secara-fiqih-dia-tetap-laki-laki
Jadi kalau beliau dilahirkan dalam keadaan laki-laki, lanjutnya, seyogyanya dimakamkannya juga secara laki-laki.(chm)