news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Grup Kerjasama Bilateral Indonesia (GKSB) dari DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Uzbekistan untuk bertemu dengan Oliy Majlis, Parlemen Uzbekistan di Tashkent, Uzbekistan..
Sumber :
  • Istimewa

Ibas: Uzbekistan Sebagai Mitra Strategis Penting untuk Indonesia

GKSB dari DPR RI yang diketuai Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas lakukan kunjungan kerja ke Uzbekistan untuk temui Oliy Majlis, Parlemen Uzbekistan di Tashkent.
Minggu, 15 September 2024 - 21:21 WIB
Reporter:
Editor :

Sebagai bangsa terbanyak penduduknya di Asia Tengah, Uzbekistan memiliki cadangan besar gas alam, minyak bumi dan batu bara. 

“Lebih luas, Asia Tengah memiliki potensi yang berlimpah terkait sumber daya alam dan secara geografis terletak dilokasi yang strategis. Sehingga merupakan pemain kunci dalam membentuk global landscape politik dan ekonomi dunia,” ucapnya.

Secara sejarah, wilayah ini terkenal sebagai jantung jalan sutra ‘Silk Road’ dan Uzbekistan telah berperan penting dalam membina daerah terintegrasi.

Ibas mengakui kepemimpinan Uzbekistan memulai banyak proyek, yang dimaksudkan untuk mempromosikan konektivitas wilayah dan integrasi melalui trans-regional inisiatif. 

“Ini menunjukkan posisi Uzbekistan sebagai pemimpin kunci di wilayah, berkontribusi secara signifikan terhadap stabilitas secara keseluruhan dan perkembangan wilayah,” terang dia.

Di sisi lain, Indonesia berdiri sebagai negara terbanyak keempat di dunia dan ekonomi terbesar di ASEAN.

Dengan penduduk lebih dari 280 juta, Indonesia menghadirkan pertumbuhan yang luas dan miliki pasar konsumen yang strategis.

“Upaya pemerintah dalam menciptakan pekerjaan, peningkatan arus perdagangan dan mendorong daya tarik investasi asing (FDI). Lebih lanjut, membantu pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat Indonesia,” kata Ibas.

Selain itu, Indonesia diproyeksikan menambah lebih dari 75 juta orang ke kelas menengah pada 2030.

Dengan kelas menengah 130 juta orang, Indonesia memiliki potensi menjadi pasar yang besar. 

"Melampaui  Rusia dan Jepang pada akhir dekade ini, hanya terjadi di belakang daratan Cina, India, dan Amerika Serikat," ungkapnya.

Singkatnya Indonesia berfungsi sebagai pintu gerbang menuju ASEAN berjumlah 680 juta orang dan bertindak sebagai hub untuk pasar regional dan internasional. 

"Dengan 35 perjanjian perdagangan, termasuk ekonomi komprehensif daerah kemitraan (RCEP)-pakta perdagangan terbesar mencakup perekonomian utama seperti Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan Australia- Indonesia memainkan peran penting di global perdagangan,” terang dia.

Tak hanya perdagangan, peningkatan kerjasama antar Indonesia - Uzbekistan dari sisi pariwisata, transportasi maupun pendidikan dan budaya turut diapresiasi. 

Dia berharap ke depan Indonesia - Uzbekistan dapat terus pererat hubungan kerjasama ini melalui konektivitas people to people.

"Saya senang kerjasama bilateral kedua negara kita terus berjalan baik dan ini harus terus kita tingkatkan. Apalagi seperti kita ketahui bersama, Uzbekistan airways telah terbang 2 kali Ke Jakarta dari Tashkent, tentu hal ini semakin mempermudah impor - ekspor kedua negara dalam mendukung pengiriman logistik. Termasuk meningkatnya wisatawan antar dua negara, dan jika perlu adanya rute penerbangan langsung Uzbekistan - Bali atau rute daerah wisata lainnya di Indonesia," ucapnya.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral